Tim karnaval Dinas Kebudayaan Kota Makassar yang mewakili Pemkot Makassar berhasil meraih juara pertama pada Festival Budaya Somba Opu yang digelar Pemprov Sulsel.
Karnaval budaya itu digelar dalam Rangka Hari Jadi Sulsel ke-355 Provinsi Sulsel. Karnaval ini dilaksanakan di areal situs Benteng Somba Opu pada Sabtu (19/10/2024).
Seluruh kabupaten se-Sulsel mengutus Tim karnaval untuk memperkenalkan budaya dan seni daerah masing-masing.
Dinas Kebudayaan Makassar sendiri mengirimkan full tim yang terdiri dari 70-an personil yang berasal dari 8 sanggar dan duta budaya Kota Makassar.
“Kali ini kami mengangkat tema Makassar Kota Dunia Berbudaya yang tetap Mempertahankan nilai religius dan kearifan budaya,” ujar Hj Andi Herfida Attas, Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Makassar didampingi Ludfi Amri, Kepala Bidang Kekayaan Budaya Disbud Kota Makassar.
Tema itu tercermin pada pakaian adat serta kostum yang digunakan peserta serta suguhan atraksi tari-tarian yang dipersembahkan pada saat parade.
Kostum-kostum itu menggambarkan Makassar sebagai kota dunia yang modern. Begitu juga dengan pakaian adat yang digunakan mencerminkan empat etnis yang memperkaya budaya Kota Makassar.
Tarian Pepe-pepeka RI Makka kali ini dipilih sebagai suguhan atraksi kesenian di hadapan Tim juri. Tarian ini berasal dari salah satu wilayah di Kota Makassar yakni Paropo.
Tarian ini telah dikenal mendunia dan hanya ada di Kota Makassar dan sudah menjadi warisan budaya berpuluh-puluh tahun lamanya.
Menurutnya, apa yang di suguhkan itu merupakan cerminan kebudayaan Kota Makassar.
“Kita berharap karnaval ini sebagai ajang pelestarian budaya sehingga bisa dikenal luas masyarakat dan juga generasi selanjutnya. Bukan hanya sekadar lomba saja,” kuncinya. (*)
