Makassar — Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Syahruddin, S.Sos., M.Adm., bersama staf dan penyuluh keluarga berencana (KB), mengadakan pertemuan penting dengan perwakilan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Selasa (29/10/2024).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat DPPKB Kota Makassar ini membahas persiapan Rapat Teknis Operasi Suryo Baskara Jaya, yang akan digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (HUT TNI AL) ke-79.
Dalam sambutannya, Syahruddin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung program-program keluarga berencana yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai kolaborasi ini akan memperkuat implementasi program keluarga berencana, yang tidak hanya berfokus pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kolaborasi antara DPPKB Makassar dan TNI sangat penting, terutama dalam penyampaian informasi dan pengawasan program KB. Dengan dukungan TNI, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengakses program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Syahruddin.
Selain itu, para penyuluh KB yang hadir juga menyampaikan berbagai strategi dan informasi penting terkait pelaksanaan program keluarga berencana. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap program KB.
Rapat ini diharapkan menjadi awal yang positif bagi pelaksanaan Operasi Suryo Baskara Jaya yang lebih efektif, serta memperkuat kerja sama antara kedua institusi. Semangat kebersamaan yang terjalin diharapkan akan mendukung tercapainya masyarakat Kota Makassar yang lebih sehat dan sejahtera, sejalan dengan tujuan program-program keluarga berencana yang didukung oleh TNI dalam perayaan HUT TNI AL ke-79.
Operasi Suryo Baskara Jaya diprediksi akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat melalui berbagai program layanan kesehatan dan kependudukan, sebagai kontribusi nyata TNI dalam memperkuat kesejahteraan nasional. (*)
