
BONE — Penjabat (Pj) Bupati Bone, Andi Winarno Eka Putra, menyoroti pentingnya peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2024 sebagai momentum untuk memperkuat integritas dan memperbaiki tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bone.
Dalam pernyataannya pada peringatan Hakordia 2024 yang berlangsung pada 9 Desember 2024, Andi Winarno menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Hari Anti Korupsi Sedunia bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat bagi kita semua untuk menjaga komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan melayani. Korupsi adalah penghambat utama pembangunan dan keadilan sosial, sehingga harus diberantas secara menyeluruh,” ujar Andi Winarno.
Beliau juga mengapresiasi peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas di berbagai daerah, termasuk di Bone. Di bawah kepemimpinannya sebagai Pj Bupati, Andi Winarno menegaskan komitmen untuk memperkuat sistem pengawasan internal dan memastikan seluruh aparatur pemerintahan bekerja sesuai prinsip integritas.
“Dengan memperkuat sistem dan budaya anti korupsi di semua lini pemerintahan, kita dapat mewujudkan visi Kabupaten Bone yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.
Selain itu, Andi Winarno juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan wewenang. Menurutnya, partisipasi masyarakat adalah kunci keberhasilan pemberantasan korupsi.
Peringatan Hakordia 2024 di Kabupaten Bone 2024 ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran bahwa integritas adalah fondasi utama dalam membangun Bone yang lebih maju dan sejahtera.
“Melawan korupsi adalah perjalanan panjang, tetapi dengan kebersamaan dan komitmen kuat, kita bisa menciptakan masa depan yang lebih baik untuk Kabupaten Bone,” pungkas Andi Winarno Eka Putra. (*)






