Plt. Kepala DPPKB Makassar Hadiri Seminar Hari Anti Korupsi Sedunia 2024

Makassar — Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Bapak Syahruddin, S.Sos., M.Adm.Pemb., menghadiri seminar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada 9 Desember.

Seminar ini mengusung tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju” dan dilaksanakan di Aula Sipakatau, Kantor Balaikota Makassar, Selasa (10/12/2024).

Seminar dibuka langsung oleh Wali Kota Makassar, Ir. H. Moh. Ramdhan Pomanto. Dalam sambutannya, Danny Pomanto menekankan pentingnya integritas dan transparansi dalam pemerintahan untuk menciptakan tata kelola yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik. “Korupsi adalah musuh bersama. Kita harus terus meneguhkan komitmen untuk memberantasnya demi masa depan Indonesia yang maju,” ujar Danny.

Acara ini menghadirkan dua narasumber terkemuka, yaitu Prof. Dr. H. M. Said Karim, S.H., M.H., M.Si., CLA, seorang akademisi dan ahli hukum, serta Kepala Kejaksaan Negeri Kota Makassar, Bapak Nauli Rahim Siregar, S.H., M.H.

Keduanya memberikan wawasan mendalam mengenai strategi pemberantasan korupsi, pentingnya penegakan hukum, dan peran pemerintah dalam membangun budaya anti-korupsi di masyarakat.

Seminar ini dihadiri oleh seluruh staf pemerintahan Kota Makassar, para kepala SKPD, camat, dan lurah se-Kota Makassar. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan korupsi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah kota.

Plt. Kepala DPPKB Kota Makassar, Syahruddin, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momentum penting bagi setiap aparatur pemerintah untuk memperbarui komitmen melawan korupsi. “Sebagai bagian dari pemerintah, kita semua memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan setiap program dan kegiatan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Dengan terlaksananya seminar ini, diharapkan semangat anti-korupsi semakin tertanam dalam setiap lini pemerintahan Kota Makassar, sehingga mampu menciptakan pelayanan publik yang bersih dan profesional. (*)

Tinggalkan komentar