Makassar — Sebanyak 30 siswa SMAS Pesantren IMMIM diajak untuk bijak dan beretika dalam menggunakan Artificial Intelligence (AI) dalam proses belajar maupun saat menggunakan media sosial. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen pengabdi dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada Sabtu, 14 Desember 2024, di Aula Ruang Resources Pesantren IMMIM.
Para peserta kegiatan ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) Pesantren IMMIM yang berlokasi di Kampus II Pesantren IMMIM, Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncong Loe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Dosen pengabdi UMI, Salmia Syarifuddin, menjelaskan bahwa saat ini AI memegang peranan penting dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari guru dan siswa, baik melalui Learning Management System (LMS) maupun media sosial.
“Saat ini, penggunaan AI sudah menjadi hal yang lumrah dalam proses pembelajaran, baik oleh siswa maupun guru. Untuk itu, diperlukan strategi agar siswa dapat bijak dan beretika dalam menggunakan AI, baik untuk pembelajaran maupun aktivitas di dunia digital. Salah satu strategi yang kami sosialisasikan dalam pengabdian kali ini adalah simulasi penggunaan AI bersama mahasiswa UMI dan siswa SMAS Pesantren IMMIM,” ujar dosen Pendidikan Bahasa Inggris tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar siswa bijak dan beretika dalam menggunakan AI. Di antaranya adalah memahami batasan dalam penggunaannya, menyadari bahwa ketergantungan pada AI dapat mengurangi kreativitas siswa dalam menghasilkan tugas atau karya yang orisinal, serta menyadari bahwa penggunaan AI yang berlebihan dapat menurunkan kemampuan siswa dalam menilai kualitas tulisan atau karya mereka sendiri. Oleh karena itu, dampak negatif dari penggunaan AI dalam proses pembelajaran perlu disadari sejak dini.
Pelaksanaan kegiatan ini turut melibatkan sejumlah mahasiswa dari berbagai program studi, yakni Pendidikan Bahasa Inggris, Sastra Inggris, dan Teknik Kimia. Beberapa di antaranya adalah Arjun B. Jamal, Dimas Rosikhul Fikri, Fa’izah Amadia Abdi, Nurhalizah Bachtiar, Haerul, dan Dania Maulina Irawan.
Adapun tim dosen pengabdi UMI yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Salmia Syarifuddin, S.S., M.Pd., Ir. Hj. Setyawati, S.T., M.T., Ph.D., dan Dr. Hj. Nurjannah Abna, S.S., M.Pd.
“Insya Allah, sosialisasi ini tidak berakhir di sini. Kami akan terus memberikan dukungan terkait pentingnya literasi digital dalam proses pembelajaran,” pungkas Salmia.
