Polisi Bongkar  Pembuatan Uang Palsu di  Kampus UIN Alauddin

GOWA -– Polres Gowa membongkar dugaan produksi dan peredaran uang palsu bernilai miliaran rupiah di Kampus UIN Alauddin. 

Dikutip dari rakyatsulsel.co, kasus ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Gowa. Pada pekan lalu, sejumlah staf kampus, termasuk seorang petinggi berinisial AI, telah diamankan.

“Senin lalu ada yang ditangkap, kemudian polisi melakukan pengembangan. Jumat pagi, AI ikut diamankan,” ungkap seorang sumber anonim.

Selain menangkap staf, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, seperti mesin pencetak uang dan uang palsu dengan total nilai mencapai miliaran rupiah.

Kasus ini berhasil terungkap ketika salah satu staf kampus yang ditangkap meminta bantuan seorang temannya untuk membayar cicilan di sebuah kantor pembiayaan. Di sana, uang yang digunakan untuk membayar tidak terdeteksi oleh alat pengecek uang. Pihak pembiayaan, yang curiga dengan keaslian uang tersebut, memeriksa nomor serinya dan menemukan bahwa semuanya sama.

Menyadari ada indikasi tindak pidana, pihak pembiayaan meminta identitas pembayar angsuran itu dan melaporkannya ke Polsek Pallangga. Polisi kemudian menelusuri sumber uang tersebut hingga menemukan tempat produksinya yang berada di dalam lingkungan kampus negeri di Gowa.

Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, membenarkan kasus tersebut namun belum memberikan keterangan lebih lanjut. “Tunggu dulu, masih dalam pengembangan. Nanti akan dirilis oleh Polda Sulsel,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat malam (12/12/2024).

Hingga berita ini ditulis, pihak UIN Alauddin Makassar belum memberikan pernyataan resmi. Humas UIN, Ismi Sabariah, belum merespons konfirmasi yang dikirimkan melalui WhatsApp. Pesan yang dikirim hanya tercentang dua tetapi belum dibalas. (*)

Tinggalkan komentar