Santri MAS IMMIM Antusias Ikuti Storytelling dalam Pengabdian Dosen UMI

Maros – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan pengabdian dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) IMMIM Putra Pesantren Modern Pendidikan Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM-Unggulan) UMI, yang digelar pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus II IMMIM Moncong Loe, Kabupaten Maros, resmi dibuka oleh Wakasek Kurikulum MAS IMMIM, Andi Syaiful Alamsyah, S.Pd., M.Pd., dengan sambutan hangat dari Kepala Madrasah, Dr. Sarlin, S.Pd., M.Pd. Pengabdian ini melibatkan tim dosen UMI yang dipimpin oleh Irmawaty Hasyim, S.S., M.Hum., dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), bersama Nurfathana Mazhud, S.Pd., M.Pd., dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), serta Salmia Syarifuddin, S.S., M.Pd., dari PBI.

Dengan tema “Meningkatkan Kepercayaan Diri Melalui Storytelling”, kegiatan ini dirancang untuk melatih keterampilan bercerita santri kelas XI MIPA. Para santri dilatih memahami teori dasar storytelling, teknik-teknik penyampaian cerita, hingga praktik langsung. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris sekaligus membangun kepercayaan diri para santri,” ujar Irmawaty Hasyim.

Fasilitator kegiatan, Reskyani, S.Pd., M.Pd., alumni PBI UMI yang kini tengah menempuh program doktoral di UNM, turut memandu mahasiswa PBI dan PBSI UMI yang berperan sebagai pegiat komunitas Bahasa Inggris. Mereka terdiri dari Nurhalizah, Magfirah, Nur Afifah, Devi Permatasari, Febriana Putri, dan Putri Ayu.

Sebanyak 27 santri dibagi menjadi lima kelompok, berlatih di berbagai lokasi strategis di area pesantren seluas 8 hektar. Beberapa di antaranya memanfaatkan gazebo di bawah rindangnya pohon mangga, lapangan olahraga, hingga area upacara. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias, di mana santri tampak tekun mempraktikkan teks yang diberikan.

Setelah latihan kelompok, para santri kembali ke Ruang Resources untuk menampilkan hasil storytelling mereka di depan fasilitator dan tim dosen. Tim memberikan evaluasi dan umpan balik konstruktif untuk setiap kelompok.

Kegiatan diakhiri dengan pengumuman lima storyteller terbaik versi tim pengabdi, yakni Muhammad Ridho, Muhammad Arli, Muhammad Fakhie, Muhammad Ardit, dan Muhammad Faried. “Santri di sini sangat antusias dan cerdas. Mereka juga menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Irmawaty Hasyim.

Kepala Madrasah, Dr. Sarlin, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada tim UMI. “Kami berterima kasih atas ilmu yang diberikan kepada para santri. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Salah satu santri memberikan tanggapan positif atas kegiatan ini. “It was very fun. It fostered our storytelling and communication skills and enhanced my percaya diri,” ungkapnya. Kalimat ini merangkum semangat dan manfaat besar dari program pengabdian dosen UMI di MAS IMMIM. (*)

Tinggalkan komentar