Makassar — Kota Makassar akan meriah dengan Festival Cap Go Meh yang akan diadakan pada 8-9 Februari 2025 di kawasan Pecinan, Jalan Sulawesi, dengan tema “Growth in Harmony and Prosperity”. Festival ini, yang diselenggarakan oleh Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar, akan berlangsung selama dua hari dengan berbagai inovasi dan acara menarik.
Ketua Permabudhi Sulawesi Selatan, Yonggris Lao, mengungkapkan sejumlah kegiatan baru yang akan menjadi daya tarik dalam perayaan tahun ini. Salah satunya adalah durasi acara yang kini berlangsung selama dua hari berturut-turut, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya dilaksanakan sehari. “Kami ingin memberi lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk berbelanja, mencicipi kuliner, dan berinteraksi,” kata Yonggris.
Perayaan ini juga akan melibatkan sekitar 150 hingga 200 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama yang bergerak di sektor kuliner, untuk mendukung perekonomian lokal. Karnaval tahunan tetap akan digelar dengan menampilkan beragam budaya Indonesia, khususnya dari Sulawesi Selatan.
Tahun ini, ada tiga kelompok dalam barisan karnaval: Barisan NKRI dengan lambang Garuda, marching band, dan barisan Bhinneka Tunggal Ika yang mengenakan pakaian adat. Barisan terakhir adalah prosesi Cap Go Meh, yang melibatkan arak-arakan dewa. Selain itu, sejumlah kegiatan baru juga akan diadakan, termasuk Heritage Run dan Kejuaraan Barongsai.
Heritage Run adalah acara lari santai (fun run) sejauh lima kilometer yang melintasi kawasan Pecinan Kota Makassar, bertujuan memperkenalkan kawasan kota tua seperti Masjid Arab. Pendaftaran untuk acara ini telah dibuka dengan target peserta sebanyak 1.000 orang, dan hingga kini sudah sekitar 600 peserta yang mendaftar.
Kejuaraan Barongsai juga akan menjadi sorotan utama dengan 14 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan berpartisipasi. Mereka akan memperebutkan total hadiah Rp20 juta dalam empat kategori: lantai, kecepatan, halang rintang, dan eksibisi tampil dengan tonggak.
Acara ini juga akan diramaikan dengan berbagai panggung hiburan, termasuk panggung utama di utara dan selatan serta panggung-panggung kecil dari sponsor seperti Sosro, bank-bank, dan Yamaha. Artis daerah seperti Ridwan Sau juga akan turut memeriahkan suasana.
Pemerintah Kota Makassar juga berperan dalam menyukseskan acara ini dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Kesehatan yang menyiagakan ambulans dan paramedis, Dinas Perhubungan yang mengatur lalu lintas, BPBD, Satpol-PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran. Selain itu, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan terlibat dalam beberapa acara, sementara PD Parkir Makassar Raya akan mengatur perparkiran di sekitar lokasi kegiatan. (*)
