Sidrap – Jadikan Program Kerja (Proker) Utama, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 76 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar kembali mengaktifkan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Desa Botto Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidenreng Rappang. (25/1/2025)
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya untuk memperkuat nilai-nilai keislaman di kalangan generasi muda. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga Desa Botto, khususnya para orang tua dan tokoh masyarakat yang merasa terbantu dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak mereka.
Menurut Koordinator Posko 2 (Kordes), Muh. Khaerunnas Dirgantara kegiatan pengaktifan kembali TPA ini bertujuan sebagai program yang berkelanjutan.
“Pengaktifan TPA ini bukanlah awal dan akhir, kesuksesan dan keberhasilan hidupnya TPA tidak dinilai ketika proker tersebut terlaksana tapi dinilai ketika dari partisipasi dan regenerasi anak sebagai qiraatil Qur’an,” ujarnya.
Kegiatan TPA meliputi pengajaran membaca Al-Qur’an, pengenalan tajwid, hafalan surat-surat pendek, doa sehari-hari, serta penanaman nilai-nilai keislaman. Pelaksanaan program ini dilakukan setiap sore di salah satu fasilitas desa yang telah disediakan. Para mahasiswa KKN bertindak sebagai pengajar dengan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, sehingga anak-anak semakin bersemangat untuk belajar.
Imam Desa Andi Surahman, mengungkapkan merasa terbantu dan berterima kasih atas inisiatif mahasiswa KKN untuk mengaktifkan kembali TPA, sehingga anak-anak di Desa Botto mampu memiliki pengetahuan BTQ yang baik.
“Semoga dengan aktifnya kembali TPA anak-anak di Desa Botto dapat memperoleh pengetahuan BTQ yang baik, dan adik-adik Mahasiswa KKN mendapatkan amal jariyah dan menjadi berkah dari Allah SWT,” tuturnya.
Diharapkan dengan adanya TPA ini, akan tercipta generasi yang shaleh dan shalehah serta memiliki pemahaman agama yang baik di Desa Botto. Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Desa Botto. (rls)
