Pangkep — Mahasiswa KKN Angkatan XX Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Da’wah Wal Irsyad ( STAI DDI ) PANGKEP Posko Kelurahan Balleangin Kecamatan Balocci kabupaten Pangkep, menggelar Seminar Kewirausahaan dengan tema Strategi Meningkatkan Penjualan dan Menarik Minat Konsumen Terhadap UMKM, yang menghadirkan narasumber Rukmawaty Muta’al, ST., MM yang juga merupakan dosen Program Studi Ekonomi Syariah STAI DDI PANGKEP.
Seminar tersebut dilaksanakan di Kantor Kelurahan Balleangin Kecamatan Balocci Kabupaten Pangkep yang juga dihadiri oleh dosen DPL Posko tersebut Dr. Ishan Aziz, S.E.I., M.Pd.I.
Seminar tersebut diperuntukkan bagi para pelaku UMKM terkhususnya masyarakat kelurahan balleangin. Adapun tujuannya untuk mengedukasi masyarakat yang memiliki UMKM di kelurahan balleangin, seperti usaha jual kue tradisional, kue yang sedang tranding dan usaha lokal lainnya yang dimiliki warga Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.
Firdaus sebagai Kordes dalam laporan panitianya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh perangkat desa dan tamu undangan yang hadir. Tak lupa Firdaus sempatkan untuk mensosialisasikan enam prodi yang ada di STAI DDI PANGKEP dan prospek kerjanya termasuk prodi Ekonomi Syariah.
“STAI DDI Pangkep adalah pilihan terbaik untuk melanjutkan kuliah karena ada disitu dipadukan antara ilmu agama dan ilmu umum.” Ujar Firdaus.
Sementara Lurah balleanginErnawati, S.Sos dalam sambutannya berharap kepada para pelaku UMKM diwilayahnya agar senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah karena kedepannya akan menyediakan tempat khusus untuk UMKM yang nantinya seluruh produk UMKM masyarakat kelurahan balleangin akan di tempatkan dalam tempat tersebut sehingga memudahkan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,
“Kami sampaikan kepada warga bahwa dalam waktu dekat kita akan membangun pusat jajanan produk UMKM untuk Kelurahan Balleangin, jadi silahkan bagi bapak/ ibu pelaku UMKM silahkan terus berkoordinasi dengan kami.” Jelas Ernawati.
Lurah Balleangin dikesempatan itu juga memperkenalkan produk lokal kelurahan Balleangin yakni kopi kedelai, dan sarabba kelor sebagai produk UMKM yang dijalankan oleh masyarakat kelurahan balleangin.
Adapun Rukmawaty dalam materinya menekankan dua poin. Pertama, pentingnya masyarakat yang memiliki UMKM untuk mendaftarkan usahanya kepada pihak terkait baik dari segi kehalalan produk sampai dengan perizinan usaha, dan kedua menekankan pentingnya masyarakat yang memiliki usaha, agar kreatif dalam membuat produk apakah dengan menyesuaikan zaman atau menyesuaikan kebutuhan masyarakat kelurahan balleangin.
“Perlu diketahui bapak ibu bahwa saat ini pemerintah telah menetapkan aturan untung mendaftarkan usaha utama ha UMKM yang bergerak dalam produk makanan jajanan untuk memperoleh label halal”. Tutur Rukma.
Terakhir narasumber menekankan agar pelaku UMKM di kelurahan balleangin dapat membuat branding sendiri agar usahanya lebih mudah dikenali dan dapat di akses online dalam pemesanan produk terkait.
Dihubungi terpisah, Ketua LPPM STAI DDI PANGKEP yang juga dalam hal ini sebagai Ketua Panitia KKN Angkatan XX Tahun 2025, M.Aris Akin S.Pd.I., M.A. menyambut baik kegiatan ini karena juga menjadi bagian dari sosialisasi program studi utamanya pada prodi Ekonomi Syariah.
“Luar biasa tema seminar kali ini, paling tidak ini memperkenalkan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Pangkep bahwa ada prodi Ekonomi Syariah di STAI sehingga bagi mereka yang tertarik kepada hal- hal bisnis atau dunia usaha dan ingin mengembangkang keilmuannya, maka STAI DDI PANGKEP adalah pilihan tepat,” ungkap Aris. (*)
