Bone — Seorang Warga Bone, Basri (55) dilaporkan terseret arus Sungai Bajo Rilau ketika hendak menyelamatkan sapinya.
“Korban ini bermaksud menyelamatkan sapinya yang hanyut terbawa arus Sungai Bajo Rilau, namun dia sendiri yang jadi korban,” ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Pattiro Bajo, Sultan, Sabtu (8/3/2025).
Peristiwa itu terjadi di Sungai Pattiro Bajo, Desa Pattiro Bajo, Kecamatan Sibulue pada Jumat (7/3).
Saat itu, korban bersama istrinya tengah mengecek kondisi ternaknya yang berada di pinggir sungai.
“Korban bersama istrinya berangkat dari rumah pukul 10.30 Wita setelah air sungai meluap. Mereka pergi ke pinggiran sungai untuk mengevakuasi ternaknya,” katanya.
Istri korban menemukan 5 ekor sapinya di pinggir sungai sementara suaminya tidak ada. Istri korban lalu meminta bantuan ke warga untuk mencari suaminya.
“Istri korban berhasil mendapatkan 5 dari 6 ekor sapinya. Tetapi korban belum dilihat keberadaannya,” bebernya.
Sultan menambahkan tim SAR gabungan selanjutnya turun ke lokasi mencari korban. Hingga Sabtu (8/3) sore, korban belum juga ditemukan.
“Sampai saat ini masyarakat, Brimob, dan TNI masih melakukan pencarian bersama Tim SAR,” pungkasnya. (*)
