UMI Siap Menerima 6.000 Mahasiswa Baru

Makassar — Tahun ini, Universitas Muslim Indonesia (UMI) memperkirakan akan menerima sekitar 5000 hingga 6000 mahasiswa baru.

Hal itu disampaikan Rektor UMI Prof. Hambali saat menggelar silaturahmi bersama awak media, Kamis (20/3/2024) lalu.

Da menjelaskan bahwa sejak Oktober tahun lalu, UMI telah membuka pendaftaran mahasiswa baru (maba). Diperkirakan jumlah mahasiswa baru yang akan diterima berkisar antara 5000 hingga 6000 orang. “

“UMI sebagai institusi unggul saat ini memiliki 13 fakultas, 60 program studi, dan 20 program studi di antaranya telah meraih predikat unggul dalam penilaian nasional,” tambahnya.

“Di UMI juga menyiapkan berbagai quota beasiswa bagi mahasiswa baru. Ini adalah bentuk kepedulian bagi kategori tertentu,” jelasnya menambahakan.

Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM), UMI juga menunjukkan kekuatan akademik yang solid. Tercatat lebih dari 1000 dosen aktif mengajar, dengan 96 orang di antaranya menyandang gelar guru besar.

“Kita tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dosen dan pengajaran agar mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar terbaik,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari inovasi akademik, UMI saat ini tengah menggagas program studi bertaraf internasional. Beberapa prodi yang akan didorong ke level global di antaranya adalah Komunikasi, Kedokteran, dan Hukum.

“Kami sedang dalam tahap persiapan pemantapan, sehingga ke depan UMI bisa bersaing di kancah internasional,” jelas Prof. Hambali.

Silaturahmi Bersama Media
Di Momen Ramadan dan menyambut Idulfitri, Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar silaturahmi bersama media se-Kota Makassar.

Kegiatan tersebut digelar di Menara UMI lantai 9 Jl. Urip Sumoharjo Km. 5. Hadir pula dalam kegiatan ini Direktur Harian Rakyat Sulsel, Daswar M Rewo, Kamis (20/3/2025)

Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. H. Hambali Thalib mengungkapkan kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang rutin digelar setiap bulan ramadan.

“Kegiatan ini untuk mempererat silaturahmi di momen Ramadan dan ini bukan pertama, rutin dilaksanakan,” ucapnya.

Prof Hambali mengungkapkan, Kesuksesan UMI saat ini tidak terlepas dari bantuan media yang selalu mengawal berbagai kegiatan yang digelar di kampus UMI.

Dirinya juga mengungkapkan pihaknya tengah membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru, disamping itu pengembangan kampus juga akan di lakukan di daerah.

“Wacana kita ke depan akan mengembangkan kampus di Bantaeng dan juga rumah sakit. Selain itu kami juga akan membangun penyulingan air di Jeneponto,” pungkasnya.

Ketua Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar juga mengapresiasi
Kerja sama yang telah terjalin lama dengan awak media.

“Pers diharapkan saling menguntungkan bukan cuma umi tapi bagi pers itu sendiri. Kita tidak mungkin sukses tanpa bantuan pers begitupun sebaliknya. Satu lembaga bisa berkembang begitu besar karena bantuan dari pers, begitu sebaliknya bisa hancur karena pers juga, sehingga kami membutuhkan kerja sama baik,” tandasnya. (*)

Tinggalkan komentar