Kepala Bencana Takalar ‘Turun Gunung’ Benahi Data Alumni Ikafe

Makassar, — Setelah sebelumnya berjibaku dalam penanganan antisipasi kebencanaan lokal dan aksi tanggap darurat pertolongan korban banjir, abrasi, dan putting beliung di wilayahnya, kini Kepala Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar memperole amanah strategis untuk menjadi dirigen pembenahan database alumni almamater tercintanya Fakukltas Ekonomi (FEB) Unhas.
Alumni FEB Angkatan 1991 ini tak sungkan untuk turun gunung untuk menjadi komandan dalam penyelesaikan persoalan data kealumnian yang tak kunjung lengkap, rapi, sinkron, tervalidasi, dan senantiasa update secara berkesinambungan, sehingga sulit untuk memetakan potensi besar jejaring alumni untuk saling menguatkan di berbagai sektor dan mengawal spirit Keunhasan untuk bermaslahat bagi masyarakat dan bangsa.
“Kami meminta keterlibatan setiap alumni FEB untuk bergerak bersama meng-download aplikasi Ikafe, karena apabila kita tidak acuh maka akan menjadi ‘bencana’ data bagi almamater. Dan ini akan menjadi ‘dosa’ sejarah yang turun temurun bagi sesama alumni, adik-adik mahasiswa, dan kampus FEB,” ujar aktifis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini di jamannya.
Nuriksan mengemukakan applikasi Ikafe akan dilaunching 14 April 2025 di Kampus Unhas Makassar dalam acara bertajuk “Ikafe Back To campus” setelah dirintis sejak 2024. Menurutya momentum tersebut akan menjadi tonggak sejarah bagi Ikafe karena telah berhasil menghadirkan aplikasi big data alumni sejak FEB Unhas berdiri 8 Oktober 1948. Dan ini berarti keresahan alumni tentang hadirnya database untuk merekatkan dan menghimpun jebolan FEB dari berbagai zaman akhirnya menjadi kenyataan.
Dia mengatakan applikasi ini betul-betul direncanakan dengan matang, didesain dengan user friendly, disajikan dengan menarik, dan dikembangkan dengan berbagai informasi, kolaborasi dan aktualisasi peran alumni.
“Kita berharap bahwa aplikasi ini nantinya dapat bermanfaat untuk para Alumni. Lebih mempererat silaturahmi karena pada aplikasi ini alumni kita bisa saling bertukar informasi yang dibutuhkan antar alumni kita. Adik mahasiswa-mahasiswi FEB juga dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mencari dan mendapatkan informasi alumni yang sudah lebih dulu bekerja di berbagai bidang baik disektor formal maupun informal,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Umum Ikafe Unhas Hendra Noor Saleh mengutarakan bahwa program applikasi Ikafe adalah merupakan panggilan dari almamater. Karena di setiap waktu, di setiap kesempatan, dan di setiap muncul pertanyaan peran alumni, maka ujung solusinya adalah hadirnya database yang lengkap dan update dari berbagai lintas Angkatan sejak FEB berdiri 77 tahun silam.
Oleh karena itu, Ikafe tak ingin terus berdebat panjang lebar dalam ruang salah-menyalahkan dinamika kealumnian tanpa menyodorkan solusi dan aksi nyata. Ikafe ingin menjadi bagian dari tradisi menggugah kepedulian terhadap almamater atas harapan besar untuk memperbesar kolaborasi dan gotong royong kebaikan antar alumni, demi membangun optimisme civitas akademika dan inspirasi generasi FEB di masa mendatang.
“ Jadi kita minta seluruh alumni untuk menjadi duta-duta aplikasi Ikafe, dengan memberitahukan teman Angkatan, senior dan juniornya untuk meng-download Ikafe Apps. Informasikan di social media masing-masing, dan sebarkan di grup-grup whatsapp. Kita ingin applikasi ini menjadi multiplier effect kebesaran FEB dan Ikafe serta kekuatan ekonomi masa depan bangsa,” ujarnya.

Tinggalkan komentar