Lantamal VI Siapkan 20 Alat Cuci Darah, Akhiri Antrean Tiga Bulan di Makassar

Makassar, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI Makassar, Brigjen TNI Marinir Dr. Wahyudi, mengumumkan rencana pengadaan 20 unit alat cuci darah (hemodialisa) pada tahun 2025. 

Hal ini disampaikannya pada Selasa (6/5/2025) sebagai bagian dari komitmen Lantamal VI dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.

Pengadaan alat cuci darah tersebut akan dilakukan melalui Rumah Sakit TNI AL (RSAL) Jala Ammari yang berada di bawah naungan Lantamal VI. Saat ini, RS Jala Amari belum memiliki fasilitas cuci darah sendiri, sementara antrean pasien cuci darah di beberapa rumah sakit di Makassar sudah mencapai mencapai tiga bulan.

“Langkah ini kami ambil untuk membantu mempercepat akses layanan kesehatan, khususnya bagi pasien cuci darah. Ini juga merupakan kontribusi kami dalam mendukung Makassar sebagai kota sehat,” ujar Brigjen Wahyudi.

Dengan tambahan fasilitas ini, RSAL Jala Ammari diharapkan bisa menjadi salah satu solusi lamanya daftar tunggu layanan cuci darah yang masih dihadapi masyarakat.

Sementara itu Kepala RSAL Jala Ammari, dr Hadi mengatakan, layanan berupa 20 unit cuci darah itu sudah bisa digunakan pada akhir 2025 ini. 

“Kita targetkan akhir 2025 ini sudah bisa melayani pasien cuci darah,” ujarnya. 

Menurutnya, proses persiapan untuk menghadirkan 20 alat cuci darah itu sudah dilaksanakan. Menurutnya, untuk pengadaan itu memang tidak langsung serta merta terwujud, melainkan membutuhkan proses mulai dari evaluasi kesiapan ruangan, tenaga medis dan lain sebagainya.  “Tetapi kami optimis akhir tahun ini sudah bisa jalan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan komentar