Makassar,–Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut VI (Lantamal VI) Makassar menggelar upacara pembukaan latihan penanggulangan bencana sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap bencana alam di wilayah maritim. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Dinas Kesehatan Kota Makassar, yang turut berperan aktif dalam memastikan kesiapan penanganan korban bencana.

Latihan berlangsung di Lapangan Arafuru Mako Lantamal VI, dipimpin langsung oleh Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Makassar, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Wahyudi. Dalam sambutannya, Wahyudi menyampaikan bahwa latihan ini tidak hanya melatih kesiapsiagaan prajurit tetapi juga memperkuat sinergi antarinstansi, termasuk Dinas Kesehatan Makassar, sebagai bagian integral dalam penanganan darurat bencana.
“Melalui latihan ini, kami berharap seluruh peserta, dapat meningkatkan koordinasi, berbagi pengetahuan, dan memperkuat respons bersama dalam menghadapi bencana,” ujar Wahyudi.
Dinas Kesehatan Makassar turut serta dalam simulasi penanganan medis darurat, memastikan kesiapan tenaga kesehatan, logistik, dan protokol evakuasi korban. Peran aktif dinas ini menjadi kunci dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang komprehensif.
Latihan ini juga melibatkan TNI, POLRI, Basarnas, BPBD, serta instansi lainnya, dan berlangsung selama dua hari (18–19 Juni 2025). Dengan partisipasi Dinas Kesehatan Makassar, diharapkan kapasitas penanganan bencana di Kota Makassar semakin tangguh dan responsif.
“Kami berkomitmen mendukung upaya kolaboratif ini untuk melindungi masyarakat dari dampak bencana,” tutup perwakilan Dinkes Makassar. (*)
