Makassar,–Lembaga Tanggap Bencana Universitas Bosowa (Unibos) Makassar menggelar Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklat) SAR Unibos angkatan IV. Kegiatan ini diikuti oleh 10 peserta dari berbagai jurusan dan angkatan di Unibos, serta utusan masing-masing fakultas, dengan tujuan membentuk tim SAR yang tangguh dan profesional dalam penanggulangan bencana.

Pembukaan diklat dilaksanakan di Kampus Unibos dan Kantor Basarnas Kota Makassar, yang dihadiri oleh Pembina SAR Unibos, Dr. Udin B. Sore. Kegiatan pembukaan ditandai dengan penyerahan peserta dari panitia kepada instruktur sebagai tanda dimulainya pelatihan.
Selanjutnya, peserta mengikuti praktik lapangan di Desa Lembang Pangia Bislap, Kabupaten Maros. Selama empat hari tiga malam, mereka menerima berbagai materi dasar kebencanaan, navigasi, komunikasi, tali-temali, manajemen bencana, teknik survival, serta simulasi pencarian dan pertolongan (SAR).
Dr. Udin B. Sore menekankan pentingnya kegiatan ini dalam membentuk kader muda yang siap menghadapi situasi bencana. “Kami berharap para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang mereka dapatkan dalam kehidupan nyata, membantu masyarakat di sekitar mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Diklat, Eko Suryanto Malaleo, menjelaskan bahwa diklat ini bertujuan meningkatkan mobilitas dan profesionalitas tim SAR Unibos. “Kami ingin membentuk tim SAR yang siap dan mampu menangani berbagai kondisi kebencanaan,” jelasnya.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Unibos berharap dapat melahirkan relawan-relawan muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kesetiakawanan sosial dan jiwa kemanusiaan yang tinggi. (*)
