IKN,-–Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar melakukan kunjungan benchmarking ke Direktorat Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Otorita Ibu Kota Negara (IKN) sebagai langkah awal dalam penerapan kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada Tahun Akademik 2025/2026.

Rombongan FSIKP dipimpin langsung oleh Dekan Dr. Rusdiah, M.Hum., didampingi Ketua Pengendali Sistem Mutu, Dr. Nurfathana Mazhud, S.Pd., M.Pd. Keduanya diterima oleh Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif IKN, Dr. Muhsin Palinrungi, SS., MA., di kantor Direktorat IKN.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Rusdiah menjelaskan bahwa penerapan kurikulum OBE di FSIKP menekankan pentingnya relevansi antara pembelajaran di perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya dalam bidang ekonomi kreatif, kebudayaan, dan pariwisata. Menurutnya, lulusan FSIKP diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan akademis, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam pelestarian budaya, promosi pariwisata, serta pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.
Dr. Muhsin Palinrungi menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan Direktorat untuk bekerja sama dengan FSIKP UMI. Ia menyampaikan bahwa kerja sama ini dapat mencakup berbagai bentuk kegiatan, seperti program magang atau praktik kerja lapangan berdampak, riset budaya, keterlibatan dalam festival kebudayaan, serta kegiatan lain yang relevan dengan program-program yang tengah dijalankan Direktorat.

“Kami mendukung penuh upaya FSIKP dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi abad 21, terutama yang sejalan dengan implementasi kurikulum OBE. Mahasiswa harus mampu bersaing di dunia global dengan keunggulan budaya dan kreativitas,” ujar Muhsin.
Kegiatan benchmarking ini menjadi awal yang positif bagi FSIKP UMI Makassar dalam membangun jejaring strategis untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan industri kreatif dan dinamika kebudayaan nasional. (*)
