Belo, Soppeng – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Literasi Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Hasil Rancangan Sarana Agrowisata Desa Belo pada Kamis, 14 Agustus 2025. Acara yang berlangsung di Gedung Kemasyarakatan Desa Belo ini dihadiri oleh Kepala Desa Belo, Wahyu Asharie, S.IP, beserta perangkat desa, Ketua BPD, Ketua RT/RW, kelompok tani, serta tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menandakan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan desa yang terencana dan berkelanjutan. Salah satu mahasiswa Unhas, Naurah Alya Kamilah dari Fakultas Teknik Arsitektur, memaparkan rancangan sarana agrowisata yang dirancang dengan mempertimbangkan potensi lahan, aksesibilitas, kenyamanan pengunjung, serta kelestarian lingkungan.
Dokumen perencanaan tersebut secara resmi diserahkan kepada Pemerintah Desa Belo untuk dijadikan acuan dalam pengembangan agrowisata ke depan. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong Desa Belo menjadi desa wisata berbasis pertanian yang berdaya saing.
Kepala Desa Belo, Wahyu Asharie, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN-T Unhas. “Dengan adanya rancangan ini, kami berharap Desa Belo dapat berkembang menjadi destinasi agrowisata unggulan di Kabupaten Soppeng, yang menggabungkan unsur wisata pertanian, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat, pengembangan agrowisata di Desa Belo diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal serta memperkenalkan potensi daerah kepada wisatawan. (*)
