Lansia Tak Sadar Mengandung Selama 40 Tahun, Janin Ditemukan Telah Membatu

Kolombia,–Seorang perempuan lanjut usia (lansia) asal Kolombia terkejut ketika ia pergi ke dokter untuk memeriksakan nyeri panggulnya dan diberi tahu bahwa rasa sakit itu disebabkan oleh janin yang telah membatu berusia 40 tahun.

Dikutip dari ABCNews.go.com, perempuan berusia 82 tahun itu telah membawa janin terkalsifikasi seberat empat pon atau sekitar 1,8 kg yang disebut lithopedion selama beberapa dekade tanpa menyadarinya, menurut Telegraph.

Dokter baru menemukan fenomena medis langka ini setelah meminta pemeriksaan Rontgen yang mengungkapkan lithopedion, juga disebut “bayi batu”. Perempuan tersebut kini akan menjalani operasi untuk mengangkatnya.

Dr. Kim Garcsi, yang memimpin program magang ob/gyn di University Hospitals Case Medical Center di Cleveland, mengatakan kondisi ini sangat langka sehingga hanya tercatat sekitar 300 kali dalam literatur medis.

Garcsi, yang tidak menangani perempuan Kolombia itu, mengatakan lithopedion tercipta ketika suatu kehamilan terbentuk di dalam perut, bukan di dalam rahim. 

Ketika kehamilan itu akhirnya gagal, biasanya karena janin tidak memiliki pasokan darah yang cukup, tidak ada cara bagi tubuh untuk mengeluarkan janin.

Akibatnya, tubuh mengubah janin menjadi “batu”, menggunakan proses kekebalan yang sama yang melindungi tubuh dari benda asing apa pun yang terdeteksi dalam sistem seseorang. 

Garcsi mengatakan ini mungkin tampak aneh, tetapi proses itu digunakan terus-menerus dalam tubuh untuk tetap sehat. (*)

Tinggalkan komentar