Afghanistan,-–Sebuah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6 mengguncang kawasan timur Afghanistan, dekat perbatasan Pakistan, pada Sabtu (31/8/2025) mendekati tengah malam waktu setempat. Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) melaporkan, episentrum gempa terletak di wilayah tersebut.
Dikutip dari Al Jazeera, data sementara menunjukkan korban jiwa mencapai lebih dari 800 orang meninggal dunia dan sedikitnya 2.500 orang mengalami luka-luka. Gempa yang terjadi menyebabkan ribuan bangunan rumah, yang umumnya terbuat dari material lumpur dan kayu, roboh dan rata dengan tanah.
Helikopter dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban luka-luka dari lokasi bencana. Dilaporkan pula bahwa guncangan gempa turut dirasakan hingga ke Pakistan dan India.
Salah seorang penduduk di Distrik Nurgal, Provinsi Kunar – salah satu wilayah terparah yang terdampak – menyatakan hampir seluruh desanya hancur. “Anak-anak, orang tua, dan pemuda tertimbun di bawah reruntuhan. Kami sangat membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Menanggapi musibah tersebut, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan ucapan belasungkawa dan menyatakan kesiapan negaranya untuk memberikan bantuan kemanusiaan, termasuk pasokan medis.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, juga menyatakan solidaritas dan dukungan penuh kepada rakyat Afghanistan. “PBB tidak akan berhenti berusaha membantu mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Operasi pencarian dan pertolongan korban masih terus dilakukan hingga berita ini diturunkan. (*)
