Makassar,–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memfasilitasi terciptanya kolaborasi strategis antara Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar dan Kabupaten Maros. Kesepakatan yang ditandatangani Senin (9/9/2025) ini bertujuan memperkuat penanganan darurat kebakaran, khususnya di wilayah perbatasan kedua daerah yang padat aktivitas.
Kolaborasi ini tidak hanya melibatkan pemerintah daerah, tetapi juga menggandeng sektor swasta, yaitu PT Makassar Metro Network dan PT Makassar Airport Network, untuk mendukung akses jalur tol dan infrastruktur komunikasi.
Kepala Bidang Linmas dan Damkar Satpol PP Pemprov Sulsel, Fahlevi, menyatakan bahwa sinergi ini merupakan arahan langsung Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Sinergi Makassar dan Maros ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi memperkuat ketangguhan daerah,” ujar Fahlevi di Kantor Gubernur Sulsel.
- KH Nasaruddin Umar, Dekat dengan Semua Presiden RI
- Jumlah Kafilah MTQ KORPRI Makassar Melonjak dari 33 Menjadi 117 Kontingen
- MTQ VIII KORPRI Nasional 2026: Resmi Dibuka Menag RI di Makassar
- Gol Tercepat Joao Pedro Liga Inggris 2026-2027: Ukir Rekor 31 Detik
- Hasil Liga Inggris Pekan Pertama 2026: Chelsea Menang, MU Kecewa
Ia menekankan bahwa kawasan perbatasan Makassar-Maros memiliki mobilitas tinggi, mencakup bandara dan jalur tol, sehingga koordinasi yang solid mutlak diperlukan. “Terutama untuk menjangkau kawasan yang sulit diakses seperti Pate’ne,” tambahnya.
Kerja sama ini mencakup pertukaran data, koordinasi penanganan darurat, dan dukungan sarana-prasarana. Dengan dukungan teknologi dari mitra swasta, sistem komunikasi dan distribusi logistik saat darurat diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
Perwakilan Damkar Makassar, Jamaluddin, menyambut baik kolaborasi ini. “Kami ingin memastikan operasi lapangan lebih efektif. Dukungan swasta akan memperkuat sistem komunikasi serta distribusi logistik saat keadaan darurat,” katanya.
Kolaborasi ini menjadi langkah proaktif pasca kebakaran yang menghanguskan delapan rumah di Jalan Baji Dakka, Makassar, beberapa hari sebelumnya. Pagi ini, Gubernur Andi Sudirman langsung meninjau lokasi kejadian dan menyerahkan santunan kepada korban.
Dengan sinergi ini, masyarakat di perbatasan dan kawasan strategis diharapkan mendapat perlindungan yang lebih optimal dengan respons kebakaran yang lebih terintegrasi, sehingga risiko kerugian jiwa dan harta benda dapat ditekan.
