Sinjai, – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bulukumba bersama Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Sinjai melakukan audiensi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSI) sebagai upaya memperkuat sinergi dan kerja sama dalam keberlanjutan program Tax Center. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rektor UMSI, Biringere, Sinjai, Selasa (9/9/2025).
Kepala KPP Pratama Bulukumba, Moh. Khusaeri, bersama Kepala KP2KP Sinjai, Hendrawan, bertemu langsung dengan Rektor UMSI, Prof. Dr. Umar Congge, S.Sos., M.Si., yang didampingi staf Bagian Kerja Sama, Armita.
Rektor UMSI menekankan bahwa kerja sama lintas sektor merupakan kunci dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi.
“Perguruan tinggi tidak bisa berkembang sendirian. Dukungan dari instansi pemerintah, termasuk DJP, sangat penting dalam membuka ruang bagi mahasiswa untuk memahami dunia nyata, termasuk soal pajak,” ujar Umar Congge.
Sementara itu, Kepala KPP Pratama Bulukumba, Khusaeri, menjelaskan bahwa Tax Center memiliki peran penting sebagai pusat informasi, pendidikan, dan pelatihan perpajakan bagi civitas akademika.
- Wali Kota Makassar Resmikan AMP PT Tujuh Wali Wali, Dorong Peran Swasta Dukung Pembangunan Infrastruktur Kota
- Masuk Tahap Pengadaan, Pemkot Makassar Mulai Bangun Edufam Barombong dan Sudiang
- Truk Kontainer Parkir di Lorong, Ganggu Aktivitas Warga Jl. Urip Sumoharjo V
- Di Tengah Badai Global, APBN 2025 Buktikan Ketangguhan: Defisit Terkendali 2,92%, Stimulus Capai Rp110 Triliun
- Bukan Hanya Formalitas, BPOM Apresiasi Kebijakan Makassar Atur Penggunaan Antibiotik
“Salah satu program rutin Tax Center adalah Relawan Pajak untuk Negeri (Renjani). Melalui program tersebut, mahasiswa dapat berperan aktif membangun kesadaran perpajakan masyarakat, sekaligus memahami proses bisnis perpajakan di Indonesia. Hal ini menjadi langkah awal yang baik jika kelak mereka ingin meniti karir sebagai praktisi perpajakan,” jelas Khusaeri.
Menambahkan hal tersebut, Sumin, Kepala Seksi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Sulselbartra, menyampaikan harapan agar sinergi ini terus berkembang.
“Tax Center bukan hanya wadah edukasi, tetapi juga laboratorium sosial bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan isu perpajakan. Kami berharap Tax Center UMSI dapat menjadi mitra strategis DJP dalam memperluas literasi perpajakan generasi muda sekaligus menumbuhkan budaya taat pajak sejak dini,” ungkap Sumin.
Audiensi ini ditutup dengan komitmen bersama untuk mendukung keberlanjutan Tax Center UMSI sebagai pusat pengembangan literasi perpajakan, meningkatkan kualitas SDM muda, serta memperkuat jangkauan edukasi perpajakan di Kabupaten Sinjai dan sekitarnya.
Demikian disampaikan, semoga memberikan kejelasan bagi masyarakat. Informasi lebih lanjut seputar perpajakan dan berbagai program serta layanan yang disediakan Direktorat Jenderal Pajak dapat dilihat pada http://www.pajak.go.id atau hubungi Kring Pajak di 1500200.
