Makassar,-–Sebagai bentuk aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan, Civitas Academica Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar kegiatan “Gerakan Wisata Bersih” dengan membersihkan kawasan pantai sepanjang kurang lebih 2 kilometer. Aksi tersebut membentang dari Pantai Layar Putih, Pantai Tanjung Byaang, Pantai Merdeka, hingga Pantai Biru.
Kegiatan bersih-bersih ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pariwisata Dunia (World Tourism Day) 2025 yang mengusung tema “Tourism and Sustainable Transformation” serta menyemarakkan momentum Dies Natalis Poltekpar Makassar.
Aksi ini sekaligus dirancang untuk mendukung program utama Kementerian Pariwisata, Gerakan Wisata Bersih (GWB), sebagai langkah nyata dalam menciptakan destinasi yang bersih dan memperkokoh kolaborasi menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, MM.Par., menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar simbol.
“Kami ingin menanamkan kesadaran kepada mahasiswa dan seluruh civitas akademika bahwa menjaga kebersihan destinasi wisata adalah langkah awal menuju pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Gerakan Wisata Bersih ini kami harap menjadi budaya positif yang terus dilanjutkan,” tegasnya dalam sambutan.
Sebanyak 1.778 peserta yang terdiri dari dosen, pegawai, dan mahasiswa turun langsung bahu-membahu mengumpulkan berbagai sampah, terutama plastik, botol bekas, dan limbah lainnya yang mencemari ekosistem pesisir. Dampak yang diharapkan tidak hanya pada kebersihan pantai secara langsung, tetapi juga untuk menggugah kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
- Di Tengah Badai Global, APBN 2025 Buktikan Ketangguhan: Defisit Terkendali 2,92%, Stimulus Capai Rp110 Triliun
- Bukan Hanya Formalitas, BPOM Apresiasi Kebijakan Makassar Atur Penggunaan Antibiotik
- “The Leaders’ Camp”: Strategi Daeng Manye Menyatukan Komando Takalar 2026
- BPBD Makassar Didik Anak-anak Hadapi Bencana Pakai VR
- KP2KP Sengkang Latih Bendahara Sekolah Menggunakan Aplikasi Coretax-DJP bagi
Yang menarik, lokasi pembersihan ini juga akan menjadi jalur untuk event “Run Tourism 2025” yang akan digelar dalam rangka Dies Natalis pada 21 September mendatang. Hal ini menjadi simbol nyata bahwa semangat sport tourism dan komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan dapat berjalan beriringan.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti di sini. Menyambut Hari Pariwisata Dunia, Poltekpar Makassar juga akan menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Implementasi Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan melalui Eco-Enzyme” pada 26 September 2025. Kegiatan yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan pegawai ini bertujuan mewujudkan Green Campus dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan.
Melalui serangkaian inisiatif ini, Poltekpar Makassar menegaskan kembali komitmennya sebagai kampus pariwisata rujukan di Indonesia Timur untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan, khususnya melalui implementasi Sapta Pesona yang menekankan aspek kebersihan, keindahan, dan kelestarian destinasi wisata. (*)
