Kalla Institute Gelar Pendampingan UMKM, Pacu Ekonomi Keluarga lewat Digital

Makassar,–Kalla Institute kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui Program Pengabdian Masyarakat. Kali ini, fokus program adalah pada pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner, khususnya yang dikelola oleh ibu rumah tangga, untuk meningkatkan daya saing di era digital.

Program yang mengusung tema “Optimalisasi Digital Marketing dan Teknologi Tepat Guna untuk Penguatan Produksi, Pemasaran, dan Keuangan Industri Rumah Tangga Pangan Olahan di Kota Makassar” ini menyasar UMKM Istana Dimsum Makassar yang berlokasi di BTN Minasaupa, Kecamatan Rappocini.

Dua dosen Kalla Institute, Yogi Hadi Afrizal dan Muhammad Fahrul Salam, berkolaborasi dengan Achmad Zulfajri Syaharuddin dari Politeknik Negeri Ujung Pandang, memberikan pelatihan intensif. Materi yang diberikan mencakup manajemen produksi, strategi pemasaran digital, pencatatan keuangan yang baik, serta pemanfaatan teknologi untuk efisiensi usaha.

“Kami harap ini menjadi cikal bakal UMKM di sekitar perguruan tinggi dapat berkembang dan berdampak nyata pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Yogi Hadi Afrizal, Minggu (14/9/2025). Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Para peserta tidak hanya mendapatkan teori tetapi juga pendampingan langsung dalam membuat konten promosi yang menarik, mengelola media sosial (seperti Instagram dan Facebook), serta memanfaatkan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan penjualan.

Siti Maryam, pemilik Istana Dimsum Makassar, menyambut antusias program ini. Ia mengaku sangat terbantu, terutama dari sisi penyediaan peralatan, penambahan pengetahuan, dan cara pemasaran secara digital.

“Program ini mengajarkan kami ternyata di era digital saat ini kita bisa memulai bisnis dari rumah. Dengan bantuan pemasaran digital bisa lebih memudahkan orang-orang mengenal produk kami,” pungkas Siti Maryam.

Program pengabdian masyarakat ini didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) melalui skema hibah Pengabdian Masyarakat Perguruan Tinggi (PMP) tahun 2025.

Melalui kegiatan ini, Kalla Institute berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya bagi mitra UMKM binaannya, tetapi juga bagi pemberdayaan ekonomi keluarga di Kota Makassar secara luas. (*)

Tinggalkan komentar