Makassar,-–Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, hadiri launching Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar di Hotel Karebosi Premier, Rabu (17/9/2025).
Program GENTING menjadi salah satu inovasi strategis Kota Makassar dalam menekan angka stunting, dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, masyarakat, dunia usaha, hingga kader di tingkat kelurahan.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa.
“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi kita. Melalui GENTING, kita berharap dapat mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Kota Makassar, Irwan Bangsawan menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas nasional percepatan penurunan stunting.
- Wali Kota Makassar Resmikan AMP PT Tujuh Wali Wali, Dorong Peran Swasta Dukung Pembangunan Infrastruktur Kota
- Masuk Tahap Pengadaan, Pemkot Makassar Mulai Bangun Edufam Barombong dan Sudiang
- Truk Kontainer Parkir di Lorong, Ganggu Aktivitas Warga Jl. Urip Sumoharjo V
- Di Tengah Badai Global, APBN 2025 Buktikan Ketangguhan: Defisit Terkendali 2,92%, Stimulus Capai Rp110 Triliun
- Bukan Hanya Formalitas, BPOM Apresiasi Kebijakan Makassar Atur Penggunaan Antibiotik
Menurutnya, GENTING diharapkan menjadi solusi konkret dalam upaya mewujudkan Makassar bebas stunting.
“Kami membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk dukungan dari mitra CSR, dalam upaya wujudkan Makassar bebas stunting. Salah satu program yang akan kami dorong di tahun 2026 adalah Dapur Sehat Atasi Stunting, yang melibatkan kader masyarakat dalam penyediaan dan distribusi makanan sehat setiap hari,” jelasnya.
Melalui implementasi program GENTING dan dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kota Makassar berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan, sehingga lahir generasi Makassar yang unggul, sehat, cerdas, dan berkualitas.
