Sidoarjo,–Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa hingga hari keenam, jumlah korban meninggal dunia yang berhasil dievakuasi pada Runtuhnya Gedung Pesantren Al Khoziny sebanyak 14 orang.
Sembilan orang korban meninggal dunia tersebut hingga saat ini belum dapat diidentifikasi. Sementara Lima lainnya sudah dapat diketahui identitasnya.
Hal itu dijelaskan Kepala BNPB RI, Letjen Letjen TNI Suharyanto kepada wartawan, Sabtu (4/10/2025).
Disebutkan pula, jumlah korban yang Masih belum diketahui keberadaannya sebanyak 49 orang. Mereka masih dinyatakan hilang dan dikhawatirkan tertimbun di dalam reruntuhan.
- Soal Iuran Sampah Gratis, Wali Kota Makassar Beri Ultimatum ke Camat
- KH Nasaruddin Umar, Dekat dengan Semua Presiden RI
- Jumlah Kafilah MTQ KORPRI Makassar Melonjak dari 33 Menjadi 117 Kontingen
- MTQ VIII KORPRI Nasional 2026: Resmi Dibuka Menag RI di Makassar
- Gol Tercepat Joao Pedro Liga Inggris 2026-2027: Ukir Rekor 31 Detik
“5 orang di antaranya telah berhasil diidentifikasi, sedangkan 9 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi untuk menentukan identitas mereka,” ujarnya.
Mengenai 49 orang yang masih dinyatakan hilang, Kepala BNPB menyatakan, semua pihak tidak dapat memastikan kondisi mereka.
“Kita semua nggak tahu ada di reruntuhan. Harapannya, yang mudah-mudahan sama, 49 itu sesuai dengan data yang ada di sini. Datanya dapat dari pondok pesantren yang sudah ada foto-fotonya,” jelasnya, menegaskan bahwa data orang hilang merujuk pada laporan dari pihak pesantren yang dilengkapi dengan dokumen foto.
Suharyanto juga menyampaikan update progres pencarian, yang hingga saat ini telah mencapai sekitar 40%.
Ia mengakui bahwa proses pengangkutan puing membutuhkan waktu karena besarnya material reruntuhan yang harus dipindahkan.
Operasi pencarian dan evakuasi korban terus dilakukan secara maksimal oleh petugas gabungan di lapangan. (*)
Update Data Korban
-Total korban: 167 orang.
-Korban selamat: 104 orang.
-Meninggal Dunia 14 orang
· 5 jenazah telah teridentifikasi.
· Sebanyak 9 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.
-Korban yang masih dinyatakan hilang: 49 orang.
