Bilqis, Anak yang Diculik di Taman Pakui Makassar Ditemukan di Jambi

Makassar,–Seorang anak perempuan berusia 4 tahun bernama Bilqis, akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaanbselamat di Provinsi Jambi, Minggu (9/11/2025).

Bilqis sebelumnya dikabarkan menghilang sejak sepekan lalu. Pencarian selama hampir sepekan itu berbuah manis hingga Bilqis ditemukan di Provinsi Jambi.

Seluruh keluarga Bilqis di Jalan Pelita 2, Lorong 9, Kecamatan Rappocini pun menyambut haru kabar itu. 

Tangis bahagia mereka pecah setelah pihak kepolisian melakukan panggilan video dan memperlihatkan Bilqis dalam kondisi 

Ayah Bilqis, Dwi Nurmas (34), terlihat terharu dan memilih belum memberikan banyak keterangan. Apalagi pihak kepolisian menyampaikan bahwa mereka saat ini tengah dalam perjalanan menuju Kota Makassar.

“Maaf pak, no comment dulu. Nanti polisi yang berkomentar,” ujarnya singkat dengan wajah bahagia.

“Iya (kalau sudah ramai di sosial media) itumo saja dulu kita anu (kutip),” ujarnya.

Kabar ditemukannya Bilqis itu juga diunggah akun Instagram @sosmedmakassar.

Dalam unggahannya ditulis,”Alhamdulillah Bilqis Sudah Ditemukan Dalam Keadaan Selamat dan Telah Bersama Kepolisian “

Hal senada diunggah akun dari kondang Muhammad Fakhrurrazi Anshar.

“Alhamdulillah ananda Bilqis anak yang hilang di Kota Makassar telah berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian. Saya barusan video call dan melihat anaknya langsung,” tulisnya di Facebook

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana membenarkan penemuan tersebut. Dia menyebutkan, pihaknya akan menyampaikan keterangan resmi terkait kronologi dan proses penangkapan para pelaku pada Senin (10/11/2025).

“Hari Senin saya rilis, ya. Termasuk detail pengungkapannya dan jumlah tersangka semuanya,” kata Arya saat dikonfirmasi wartawan secara terpisah.

Diculik 

Sebelumnya, Bilqis dilaporkan hilang saat menemani orang tuanya berolahraga di kawasan Taman Pakui Sayang, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu pagi (2/11/2025). 

Hilangnya Bilqis pun ramai jadi perbincangan lantaran hingga Rabu (5/11/2025) dia belum ditemukan.

Dari informasi yang dihimpun, Bilqis datang ke taman bersama ayahnya yang saat itu bermain tenis lapangan. Sementara itu, Bilqis bermain di area playground yang tidak jauh dari tempat sang ayah berolahraga.

Sesekali ayahnya memanggil Bilqis untuk memastikan dia masih berada di sekitar lokasi. Namun, tak lama kemudian, panggilan tersebut tidak lagi mendapat respons. Bilqis pun menghilang tanpa jejak.

Pihak keluarga segera melakukan pencarian di sekitar taman, namun hasilnya nihil. Mereka lalu melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Panakkukang.

Dwi Nurmas mengaku sempat melihat unggahan di media sosial yang menyebut bahwa pihak kepolisian telah menangkap terduga pelaku penculikan Bilqis. Namun dia enggan percaya sebelum mendapat informasi langsung dari pihak kepolisian.

“Iya saya lihat ada video katanya pelaku sudah ditangkap, tapi belum ada info dari polisi,” ucapnya.

Polisi Telusuri Dugaan Penculikan Bilqis

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Nasrullah, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan polisi kini fokus menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Iya sudah masuk laporannya. Kita masih selidiki,” kata Nasrullah terpisah.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan rekaman CCTV yang menunjukkan sosok seorang perempuan membawa Bilqis. Dalam video itu, perempuan tersebut terlihat berjalan tergesa-gesa di Jalan Pelita Raya, tak jauh dari Taman Pakui Sayang, sambil menenteng Bilqis dan menggandeng dua anak lainnya.

“Iya, terdapat rekaman CCTV yang sempat merekam aktivitas korban. Dalam rekaman itu, Bilqis dibawa oleh seorang ibu-ibu bersama dua anak lainnya,” jelasnya.

Dia menegaskan, pihak kepolisian masih menelusuri identitas perempuan tersebut dan mendalami keterkaitannya dengan hilangnya Bilqis. Polisi juga mengimbau masyarakat yang melihat anak dengan ciri-ciri mirip Bilqis untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.

“Kami masih telusuri dan dalami identitas dari ibu tersebut. Jadi, ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya. (*)

Tinggalkan komentar