Farm & SeeShark Raih Apresiasi di 16th SATU Indonesia Awards 2025, Bukti Inovasi Anak Muda untuk Negeri

Makassar,–Program SATU Indonesia Awards 2025 dari Astra kembali mengukuhkan komitmennya dalam menemukan dan mendukung anak muda berprestasi dari seluruh penjuru negeri. Tahun ini, jumlah pendaftar mencapai 17.708, meningkat 5,5% dari tahun sebelumnya, menunjukkan semangat generasi muda yang terus berkobar.

Dua dari penerima apresiasi tersebut adalah Farm dengan model peternakan digitalnya dan Oka Bayu Pratama dengan inovasinya di bidang konservasi, SeeShark. Keduanya merupakan bukti nyata bahwa inovasi dan teknologi dapat menjadi solusi untuk berbagai permasalahan di Indonesia.

Farm: Mentransformasi Peternakan dengan Teknologi Digital

Farm mengelola peternakan terintegrasi dari hulu ke hilir dengan program unggulan seperti titip ternak, penjualan aqiqah dan qurban, serta paket pembibitan domba bagi pemula.

Yang membedakan Farm adalah penerapan teknologi dalam setiap aspeknya. Mereka menyediakan administrasi digital, identitas ternak individual, akses CCTV kandang 24 jam, dan garansi kematian. Sistem yang transparan ini berhasil membangun kepercayaan publik.

Kepercayaan itu tercermin dari lebih dari 300 mitra aktif yang menitipkan lebih dari 1.000 ekor domba. Mitra tersebut tidak hanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga dari mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Taiwan, Jepang, hingga Tiongkok, yang mayoritas adalah pekerja migran Indonesia (PMI).

“Bagi Tatag (founder) dan tim, setiap domba bukan sekadar aset usaha, melainkan simbol perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak Indonesia,” tulis tim SATU Indonesia Awards dalam pernyataannya.

Selain program titip ternak, layanan aqiqah, qurban, dan paket pembibitan mereka telah melayani lebih dari 500 ekor domba. Keberadaan Farm juga turut membuka lapangan kerja lokal dan melibatkan pemuda desa, membangun ekosistem agribisnis yang berkelanjutan.

Oka Bayu Pratama: Nahkoda Konservasi Hiu dengan Kecerdasan Buatan

Penerima apresiasi di bidang teknologi lainnya adalah Oka Bayu Pratama, seorang mahasiswa akuakultur Universitas Airlangga asal Banyuwangi. Oka tergerak untuk menciptakan solusi atas maraknya perdagangan sirip hiu yang sering kali luput dari pengawasan.

Ia kemudian mengembangkan SeeShark, sebuah aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu mengidentifikasi spesies hiu hanya melalui kamera ponsel atau mikroskop portabel dengan akurasi mencapai 95%.

Aplikasi ini dilatih menggunakan basis data 8.600 foto potongan tubuh hiu, sehingga mampu mengenali spesies hanya dari bagian tertentu seperti sirip. Sejak 2023, SeeShark telah digunakan oleh enumerator (petugas pengumpul data) di Banyuwangi, Lamongan, dan Lombok Barat untuk memperbaiki data tangkapan dan mendukung konservasi hiu sebagai predator puncak ekosistem laut.

“Ke depan, saya menargetkan SeeShark dapat terintegrasi dengan sistem resmi pengawasan perikanan Indonesia, sehingga perlindungan hiu bisa semakin terukur, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Oka.

Dukungan dan Rangkaian Acara SATU Indonesia Awards 2025

Kedua inovator muda ini, bersama dengan penerima apresiasi lainnya, akan mendapatkan dana bantuan kegiatan sebesar Rp65 juta serta pembinaan berkelanjutan yang dapat dikolaborasikan dengan program sosial Astra.

Rangkaian acara 16th SATU Indonesia Awards 2025 telah berlangsung sejak 3 November, dimeriahkan dengan Galeri SATU Indonesia, workshop kreatif, serta AstraTalks yang menghadirkan pembicara inspiratif seperti Raline Shah dan Dian Sastrowardoyo. Acara puncak awarding turut dimeriahkan oleh penampilan Bottle Smoker dan Juicy Luicy.

Komitmen Astra melalui program ini sejalan dengan visi untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia, dengan percaya bahwa pemuda adalah tulang punggung pembangunan masa depan. (*)

Tinggalkan komentar