Makassar,–Segera setelah pelantikan Ketua RT dan RW se-Kota Makassar, Hasbullah, Ketua RW 07 Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakukang, langsung bergerak menyusun program dengan merangkul seluruh elemen warga. Langkah awal dilakukan melalui acara syukuran dan silaturahmi di kediamannya, Jumat (2/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga malam itu dihadiri lima Ketua RT di wilayahnya serta perwakilan warga. Hasbullah, yang akrab disapa Om Bulla, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan warga Tamajene (sebutan untuk wilayah Urip Sumoharjo Lorong 1) yang memilihnya.
“Terima kasih atas dukungan semua. Mari kita bersama-sama membangun Tamajene agar lebih baik,” ajak Hasbullah di hadapan hadirin.
- 8.854 Honorer Makassar Jadi PPPK & Ribuan Masuk PJLP
- Munafri Pimpin Rapat Sinergi Pengawasan Keselamatan Transportasi Mudik
- Gubernur Sulsel Dukung Penertiban PKL di Makassar, Ingatkan Masalah Sampah dan Lingkungan
- Munafri-Aliyah Tekankan RKPD 2027 Jadi Instrumen Pembangunan Yang Berdampak Langsung bagi Masyarakat
- JNE Content Competition 2026 Dibuka, Hadiah Ratusan Juta hingga Umrah & Holy Land
Ia berjanji akan berkolaborasi dan berkoordinasi penuh dengan seluruh Ketua RT terpilih untuk kemaslahatan warga. “Saya akan mewakafkan diri untuk kebaikan bersama di Tamajene,” tegasnya.
Komitmen serupa disampaikan Ketua RT 003, Syafri. Menurutnya, pihaknya akan aktif menyerap aspirasi tokoh masyarakat dan pemuda untuk meningkatkan kualitas pelayanan. “Insya Allah, kita akan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syafri.
Tugas dan Peran Strategis RT/RW
Hasbullah menyadari, jabatan yang diembannya beserta rekan-rekan Ketua RT memikul pekerjaan rumah (PR) yang tidak ringan. Tugas utama adalah hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan, melayani, serta menjadi jembatan yang efektif antara warga dan pemerintah.
“Di tangan RT/RW-lah, kehidupan kota mulai dari lingkungan terkecil bisa terjaga. Ini demi mewujudkan Makassar yang lebih tertib, humanis, dan berkeadilan,” paparnya.
Menurutnya, RT/RW berperan sebagai wadah penampung aspirasi sekaligus penghubung untuk memahami berbagai persoalan di tingkat kelurahan dan kecamatan. Fungsi ini penting agar pelayanan publik dapat berjalan lebih baik, cepat, dan tepat sasaran.
Dengan dimulainya kepemimpinan baru ini, warga Tamajene berharap munculnya berbagai inisiatif dan program yang dapat langsung menyentuh kebutuhan dan meningkatkan kualitas lingkungan mereka. (*)



