MAKASSAR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto benar-benar dipantau hingga ke dapur warga. Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan aksi door-to-door menemui ibu hamil dan menyusui di Kecamatan Manggala, Jumat (30/1/2026).
Aksi blusukan ini bertujuan memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran dan melihat langsung dampak pendampingan keluarga di tingkat paling dasar.
- JAECOO J5 EV Inden hingga Dua Bulan di Makassar, OMODA O4 Diperkenalkan di GIIAS 2026
- JETOUR T2 i-DM Hadir di GIIAS Makassar 2026, SUV Plug-in Hybrid Dibanderol Rp705 Juta
- BAIC Tawarkan Diskon hingga Rp100 Juta di GIIAS Makassar 2026, Ini Daftar Modelnya
- BYD Bidik Perluasan Jaringan di Sulawesi, Penjualan EV Tembus 46.700 Unit hingga September 2026
- Chery Q Resmi Dijual Mulai Rp264,9 Juta di GIIAS Makassar 2026, Chery Bawa 5 Model Elektrifikasi
Fokus Kelompok 3B: Investasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan
Dalam kunjungannya ke rumah Sahria (ibu hamil) dan Sucitra (ibu menyusui) di Kelurahan Bangkala, Isyana menegaskan bahwa sasaran MBG tidak hanya anak sekolah, melainkan kelompok 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita non-PAUD).
“Fase ini adalah periode emas 1.000 hari pertama kehidupan. Ini kunci utama pencegahan stunting. Kami titip kepada kader untuk terus mengomunikasikan asupan gizi yang tepat, agar edukasi ini sampai ke keluarga,” ujar Isyana di sela perbincangan santai dengan warga.
Isyana juga menjelaskan mekanisme fleksibel dalam program ini. Jika ada penerima yang memiliki pantangan makanan tertentu, Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan melaporkannya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk dicarikan menu pengganti yang setara gizinya.
Munafri Arifuddin: Pemerintah Kawal Hingga Tingkat RT
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan jaminannya bahwa seluruh perangkat daerah mulai dari tingkat dinas hingga RT/RW telah diinstruksikan untuk mengawal kelancaran program ini.
“Kami instruksikan seluruh lapisan pemerintah di Makassar untuk memastikan makan bergizi gratis ini sampai ke sasaran yang dituju tanpa hambatan. Setiap masukan warga harus direspon cepat,” tegas Munafri.
Ia menambahkan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang Kota Makassar untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul menuju Generasi Emas 2045. (*)

