
MAKASSAR – Proyek strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam membenahi infrastruktur vital mulai membuahkan hasil. Pengerjaan preservasi pada ruas Jalan Hertasning, Kota Makassar, kini menunjukkan progres signifikan dan mulai memberikan dampak positif bagi kelancaran arus kendaraan di kawasan tersebut.
Pengerjaan ruas sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter ini merupakan bagian dari Multiyears Project (MYP) Paket 1. Fokus utama proyek ini adalah peningkatan kualitas aspal dan daya dukung jalan agar mampu menahan beban lalu lintas yang terus meningkat.
Jalur Vital Makassar-Gowa
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara intensif memantau perkembangan di lapangan guna memastikan proyek berjalan sesuai jadwal. Ia menyadari sepenuhnya bahwa Jalan Hertasning adalah urat nadi transportasi yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa.
Mengingat pengerjaan fisik sering kali memicu kepadatan kendaraan di jam sibuk, Gubernur secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan.
“Kami tentu memohon maaf atas terhambatnya arus lalu lintas dan berharap masyarakat dapat bersabar. Pekerjaan ini dilakukan demi meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna dalam jangka panjang,” tegas Andi Sudirman.
Transformasi Infrastruktur MYP Paket
Proyek ini bukan sekadar penambalan jalan biasa, melainkan penguatan struktur yang menyeluruh. Berikut adalah rincian teknis penanganan ruas Hertasning:
- Panjang Ruas: 1,8 Kilometer.
- Lebar Jalan: 11 Meter (Standar Utama).
- Skema Proyek: Multiyears Project (Tahun Jamak).
- Target Utama: Keamanan berkendara dan pengurangan risiko kerusakan jalan akibat genangan air atau beban muatan.
Dengan rampungnya pengerjaan ini, diharapkan efisiensi waktu tempuh masyarakat dari wilayah pemukiman di Gowa menuju pusat perkantoran di Makassar dapat meningkat. Selain itu, perbaikan jalan ini diprediksi akan menekan biaya perawatan kendaraan bagi pengguna rutin dan meminimalisir angka kecelakaan akibat jalan berlubang. (*)




