
MAKASSAR – Tingkat serapan lulusan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di lingkungan Kementerian Pariwisata mencapai angka membanggakan. Deputi Bidang Sumberdaya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata RI, Martini Mohammad Paham mengatakan 80 persen lulusan Poltekpar telah terserap dunia kerja dalam kurun waktu kurang dari enam bulan.
Hal itu disampaikan usai Launching Seleksi Bersama Masuk (SBM) 2026, Rabu (11/2/2026).
“Tahun lalu, lulusan Poltekpar itu terserap rata-rata 80 persen dalam kurang 6 bulan,” ujarnya.
Ia menegaskan capaian ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi di tengah dinamika pasar tenaga kerja. “Dalam kurang lepas 6 bulan, jadi ini prestasi kita,” tegasnya.
Menanggapi pertanyaan mengapa serapan tidak mencapai 100 persen, dia memberikan penjelasan gamblang. “Karena memang sisanya adalah ada yang masuk dunia usaha, ada yang mulai lanjutkan sekolah, kemudian juga ada yang masih menunggu pekerjaan. Tapi rata-rata terserap semuanya. Mau itu dia berwirausaha atau dia bekerja di tempat lain,” paparnya.
Kuota SBM 2026 Tetap, Tak Ada Jurusan Baru
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Poltekpar Makassar Dr. Herry Rachmat Widaja mengungkapkan, baru tahun 2026. Total kuota enam Poltekpar (Bandung, Bali, Medan, Makassar, Palembang, Lombok) dan dua PSDKU (Manado dan Sragen) adalah 3.610 kursi, dengan komposisi 60 persen (2.166 kursi) Jalur Seleksi Bersama Masuk (SBM) dan 40 persen (1.444 kursi) Jalur Seleksi Mandiri Masuk (SMM).
Rincian kuota per kampus:
· Poltekpar NHI Bandung: 900 kursi
· Poltekpar Bali: 690 kursi
· Poltekpar Medan: 660 kursi
· Poltekpar Makassar: 600 kursi
· Poltekpar Palembang: 400 kursi
· Poltekpar Lombok: 360 kursi
Soal inovasi program studi, Dr. Herry menegaskan tidak ada penambahan jurusan baru tahun ini.
“Kuota kami tidak ada tambahan, sama dengan yang tahun lalu jumlah kuota masing-masing Poltekpar,” pungkasnya.
Dengan capaian serapan lulusan yang impresif dan sistem seleksi yang kian terstandar, Poltekpar semakin mantap mencetak SDM pariwisata unggulan menuju Indonesia Emas. (*)



