
Palu, – Mendukung terwujudnya asta cita Pemerintah khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi dan air. PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) meresmikan Sarana Air Bersih dalam Program SAHABAT (Sarana Air Bersih untuk Masyarakat Sehat) kepada 187 warga Dusun Lekatu, Kelurahan Tipo, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu.
Program ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk masalah keterbatasan akses air bersih yang selama ini dihadapi masyarakat Dusun Lekatu. Melalui pembangunan infrastruktur dan sarana air bersih yang terintegrasi, warga kini dapat memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, layak, dan berkelanjutan untuk kebutuhan konsumsi maupun sanitasi sehari-hari.
Infrastruktur yang dibangun meliputi bak penampungan air berkapasitas 12.000 liter serta instalasi jaringan pipa distribusi yang mengalirkan air langsung ke rumah-rumah warga, sehingga menjamin efisiensi dan pemerataan distribusi.
General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, menyampaikan bahwa kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya sebatas penyediaan energi listrik, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang nyata.
“PLN hadir bukan hanya untuk menyalurkan energi listrik, tetapi juga membawa energi kebaikan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kami berharap akses air bersih bagi 187 jiwa di Dusun Lekatu ini mampu meningkatkan kualitas hidup serta mendukung produktivitas warga secara berkelanjutan,” ujar Fermi.
Apresiasi turut disampaikan Pemerintah Kota Palu melalui Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Petalolo, S.Sos., M.M., yang menyampaikan bahwa dukungan PLN sejalan dengan program pemerintah daerah dalam memperluas akses infrastruktur dasar di wilayah yang masih terbatas pelayanannya.“Kami mengapresiasi kontribusi PLN yang telah menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat Dusun Lekatu. Fasilitas ini sangat penting dalam menunjang pola hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kualitas kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Fermi Trafianto, menambahkan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi yang inklusif antara PLN, mitra pelaksana, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat setempat sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian pembangunan.
“Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas secara kolektif agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Program SAHABAT ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek akses air bersih dan sanitasi layak bagi seluruh masyarakat,” tutup Fermi. (*)





