
Makassar, – Suasana Ramadan 1447 H di Kampung Karabba, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, tahun ini terasa berbeda. Di tengah kesibukan warga menyambut bulan suci, hadir secercah harapan baru bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan padat penduduk tersebut.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan LPS III yang membawahi wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) menggelar program “UMKM Sejahtera” sebagai bagian dari kegiatan sosial LPS Peduli Bakti Bagi Negeri. Bukan sekadar seremoni, LPS turun langsung ke lorong-lorong Kampung Karabba untuk memberikan suntikan semangat bagi ekonomi warga.
Lima pelaku UMKM yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan pedagang kecil menerima bantuan sarana usaha dagang secara simbolis. Bantuan ini dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi keluarga, tepat di momen Ramadan yang identik dengan keberkahan dan berbagi.
“Kehadiran LPS di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjalankan mandat penjaminan simpanan, tetapi juga sebagai wujud kepedulian sosial untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang,” ujar Kepala Kantor Perwakilan LPS III, Fuad Zaen, dalam sambutannya di hadapan warga.
Bukan Sekadar Bantuan, Ada Edukasi Penting
Momen hangat di Kampung Karabba ini tidak hanya berhenti pada penyerahan bantuan. LPS juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dan mengedukasi masyarakat mengenai fungsi utama lembaga yang selama ini mungkin hanya dikenal sebagai “penjamin bank”.
Masyarakat diedukasi mengenai peran LPS dalam menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia. Dengan tegas, Fuad Zaen menjelaskan bahwa simpanan nasabah di bank dijamin oleh LPS hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan catatan memenuhi persyaratan 3T:
1. Tercatat dalam pembukuan bank;
2. Tingkat suku bunga simpanan sesuai atau tidak melebihi tingkat suku bunga yang ditetapkan LPS; dan
3. Tidak diindikasikan dan/atau terbukti melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan bank.
Edukasi ini disambut antusias warga. Bagi mereka yang selama ini hanya fokus mengembangkan usaha, informasi tentang keamanan simpanan menjadi nilai tambah yang penting, apalagi di tengah hiruk-pikuk ekonomi digital saat ini.
Komitmen Hadir di Indonesia Timur
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen LPS untuk hadir lebih dekat, responsif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur. Kampung Karabba menjadi salah satu titik fokus perhatian LPS Sulampua dalam upaya menumbuhkan ekosistem ekonomi kerakyatan yang inklusif.
Melalui kegiatan ini, LPS berharap nilai kepedulian dan kebersamaan tidak hanya berhenti pada hari ini, tetapi dapat terus tumbuh dan menguat sebagai bagian dari semangat berbagi dan solidaritas di bulan suci Ramadan. Para penerima bantuan pun diharapkan dapat menjadi pionir yang menginspirasi pelaku UMKM lainnya di Kampung Karabba untuk terus bangkit dan berdaya.
Dengan adanya dukungan modal usaha dan edukasi perbankan, sinergi antara lembaga keuangan negara dan masyarakat kecil diharapkan mampu menjadi fondasi kokoh menuju ekonomi nasional yang lebih stabil dan sejahtera.



