Jakarta, –Industri otomotif tanah air mengawali tahun dengan performa gemilang. Data wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) pada Februari 2026 mencatatkan angka 81.159 unit, melesat 22% dibandingkan capaian Januari 2026 yang sebesar 66.472 unit.
Lonjakan signifikan ini tidak hanya terjadi pada pasar secara umum, tetapi juga dialami oleh para pemain utama. PT Astra International Tbk, sebagai agen pemegang merek (APM) terbesar di Indonesia, membukukan penjualan sebanyak 38.074 unit pada Februari 2026. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 9% secara bulanan (Month-on-Month/MoM) dari posisi Januari 2026 yang mencapai 34.867 unit.
Kumulatif Dua Bulan Tumbuh Dua Digit
Momentum positif sepanjang dua bulan pertama tahun 2026 berhasil mengerek kinerja tahunan. Secara kumulatif, penjualan mobil nasional pada periode Januari–Februari 2026 mencapai 147.631 unit. Realisasi ini mencatatkan pertumbuhan 10% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2025.
Sejalan dengan tren industri, penjualan kumulatif Grup Astra pada dua bulan pertama tahun ini juga menorehkan catatan impresif dengan total 72.941 unit. Kontribusi terbesar masih disumbang oleh merek Toyota + Lexus yang meraih 42.749 unit, disusul Daihatsu dengan 25.965 unit, serta Isuzu dan UD Trucks yang masing-masing membukukan 4.118 unit dan 109 unit.
Astra: Dinamika Pasar Meningkat, Sambut Ramadan dengan Optimisme
Peningkatan aktivitas pasar otomotif nasional di awal tahun ini mendapat respons positif dari manajemen Astra. Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, menjelaskan bahwa grafik penjualan di Februari mencerminkan geliat konsumen yang semakin tinggi.
“Pergerakan penjualan pada Februari 2026 menunjukkan aktivitas pasar otomotif nasional yang lebih dinamis di awal tahun dan mencerminkan adanya peningkatan aktivitas pembelian kendaraan,” ujar Windy kepada media, Jumat (13/3/2026).
Lebih lanjut, ia menyampaikan optimismenya menyambut momen keagamaan yang akan datang. “Momentum Ramadan dan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat diharapkan dapat memberikan dorongan tambahan bagi permintaan kendaraan. Kami akan terus berupaya menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, didukung oleh jaringan penjualan dan layanan purnajual yang terintegrasi di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Prospek Cerah Menjelang Ramadan
Dengan tren kenaikan yang sudah terlihat sejak awal tahun, para pelaku industri optimis pasar otomotif akan semakin panas memasuki bulan Ramadan dan Idul Fitri. Periode ini secara historis selalu menjadi musim panen bagi para APM, didorong oleh pembayaran THR dan kebutuhan mobilitas tinggi untuk mudik.
Dominasi Astra di segmen kendaraan penumpang dan Low Cost Green Car (LGCG) diprediksi akan semakin mengokohkan posisinya dalam memenuhi lonjakan permintaan masyarakat di kuartal pertama tahun 2026. (*)






