
Zenica – Drama dan keajaiban terjadi di Stadion Bilino Polje. Bosnia dan Herzegovina memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Italia melalui adu penalti dengan skor 4-1, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu, Selasa (31/3/2026) malam waktu setempat.
Gol penyeimbang Haris Tabaković di menit-menit akhir waktu normal dan eksekusi penalti dingin dari Esmir Bajraktarević menjadi kunci kemenangan bersejarah bagi tuan rumah, yang untuk kedua kalinya dalam sejarah akan tampil di pentas Piala Dunia.
Jalannya Pertandingan: Kean Cetak Gol, Bastoni Diusir
Italia yang datang sebagai unggulan sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui aksi individu Moise Kean. Pada menit ke-15, penyerang tajam itu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Bosnia, Nikola Vasilj. Gol tersebut merupakan gol kedelapan Kean dalam enam penampilan internasional terakhirnya.
Namun, momentum berbalik drastis sebelum babak pertama usai. Bek tengah Italia, Alessandro Bastoni, mendapat kartu merah langsung pada menit ke-42, memaksa Gli Azzurri bermain dengan sepuluh pemain sejak awal babak kedua.
Pelatih Italia, Gennaro Gattuso—yang merupakan juara dunia 2006 sebagai pemain—merespons dengan menarik keluar penyerang Mateo Retegui dan memasukkan bek Federico Gatti untuk memperkuat pertahanan. Sementara itu, pelatih Bosnia, Sergej Barbarez, memasukkan amunisi segar di lini depan.
Gol Penyeimbang di Menit Krusial
Meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Bosnia kesulitan membongkar pertahanan Italia yang dikawal kiper tangguh Gianluigi Donnarumma. Kiper Paris Saint-Germain itu beberapa kali menggagalkan peluang, termasuk dua tembakan berbahaya dari Kerim Alajbegović.
Namun, kegigihan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Berawal dari sundulan Edin Džeko yang ditepis Donnarumma dari garis gawang, bola rebound disambar oleh Haris Tabaković untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Di sisa waktu normal, Donnarumma kembali menjadi penyelamat Italia dengan menghentikan sundulan Demirović. Skor 1-1 bertahan hingga babak perpanjangan waktu.
Adu Penalti Sempurna, Italia Gagal Total
Di babak perpanjangan waktu, kiper Bosnia Nikola Vasilj tampil gemilang dengan menepis sundulan Pio Esposito. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap imbang, memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama 12 tendangan, Bosnia tampil tanpa cela. Benjamin Tahirović, Haris Tabaković, Kerim Alajbegović, dan Esmir Bajraktarević sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Sebaliknya, Italia gagal total. Pio Esposito melepaskan tendangan yang melambung di atas mistar, sementara Bryan Cristante membentur tiang gawang. Dua kegagalan itu sudah cukup untuk mengantarkan Bosnia ke Piala Dunia sebelum eksekusi kelima Italia dilakukan.
Catatan Sejarah
Kemenangan ini mengantarkan Bosnia dan Herzegovina ke putaran final Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah, setelah sebelumnya tampil perdana di Piala Dunia 2014 di Brasil.
Bagi Italia, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Tim asuhan Gennaro Gattuso gagal tampil di Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam tiga edisi terakhir, setelah sebelumnya absen di Piala Dunia 2018 di Rusia.
Bosnia dan Herzegovina pun resmi bergabung dengan 31 negara lainnya yang akan bertarung di Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. (*)





