Site icon macassar.id

Perkuat Harmoni Kebhinekaan, Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto Dianugerahi Marga “THO” oleh PSMTI Sulsel

IMG-20260725-WA0049

Makassar — Komitmen dalam merawat harmoni dan persatuan di tengah keberagaman bangsa kembali mendapat apresiasi tinggi. Dewan Kehormatan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Pusat, Letnan Jenderal TNI (Purn.) A.M. Putranto, secara resmi menerima Anugerah Kehormatan Marga “THO” dari PSMTI Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penganugerahan istimewa ini diberikan kepada sosok purnawirawan perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Komisaris Utama PT Pegadaian (Persero).

Penghargaan tersebut menjadi wujud apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyatanya dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga keharmonisan antara masyarakat Tionghoa dan seluruh elemen bangsa.

Simbol Eratnya Persaudaraan Lintas Budaya

Dewan Penyantun PSMTI Pusat sekaligus Ketua Dewan Pengawas PSMTI Sulsel, Hasan Basri, mengungkapkan bahwa pemberian gelar kehormatan ini bukan sekadar prosesi seremonial belakangan, melainkan simbol yang mendalam atas hubungan kekeluargaan yang telah terbangun kokoh.

“Penganugerahan gelar kehormatan ini menjadi simbol eratnya persaudaraan lintas budaya, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan persatuan Indonesia,” tegas Hasan Basri.

Gelar Marga “THO” ini merefleksikan rasa hormat masyarakat Tionghoa di Sulawesi Selatan atas keteladanan A.M. Putranto yang konsisten mengayomi dan menjembatani komunikasi antarkelompok masyarakat demi keutuhan NKRI.

Dihadiri Tokoh Tionghoa dan Jajaran BUMN

Prosesi penganugerahan berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri oleh jajaran tokoh penting masyarakat Tionghoa serta pimpinan PT Pegadaian (Persero).
Tampak hadir dalam jajaran tamu undangan:

Memperkuat Akar Kebhinekaan di Daerah

Melalui penganugerahan Marga “THO” ini, PSMTI Sulsel berharap nilai-nilai toleransi dan gotong royong dapat terus terawat dengan baik. Langkah ini juga menjadi pengingat bahwa keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama melalui aksi nyata dan rasa saling menghargai. (*)

Exit mobile version