Site icon macassar.id

Menang di Babak Pertama, Isyana/Rinjani Siap Lawan Senior

isyana/rinjani

NEW DELHI — Pasangan ganda putri muda Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, menorehkan hasil manis pada laga debut mereka di panggung Kejuaraan Dunia BWF 2026.

Bertanding pada babak 64 besar di lapangan 4 Indra Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, pada Senin (17/8/2026), ganda putri berperingkat 32 dunia ini sukses menaklukkan wakil Skotlandia, Julie Macpherson/Ciara Torrance, lewat permainan dua gim langsung 21-12 dan 21-18.

Kemenangan dalam tempo 36 menit pada pertemuan perdana kedua pasangan ini memastikan langkah Isyana/Rinjani melenggang mulus menuju babak 32 besar.

Strategi Permainan Cepat dan Perjuangan Melawan Ketegangan Debut

Usai laga, Isyana Syahira Meida tidak dapat menyembunyikan rasa bahagianya lantaran berhasil memetik hasil maksimal pada penampilan perdananya di kejuaraan paling bergengsi ini.

Kendati demikian, Isyana mengakui bahwa dirinya sempat merasakan tensi ketegangan yang cukup tinggi sebelum memasuki lapangan pertandingan.

“Rasanya sangat senang bisa debut di Kejuaraan Dunia, meskipun tadi ada sedikit rasa tegang dan gugup. Kami berusaha untuk menikmati suasana dan permainan agar bisa menampilkan kemampuan terbaik,” ungkap Isyana.

Untuk mengungguli ganda putri Skotlandia tersebut, Isyana mengungkapkan bahwa strategi utama mereka adalah memegang kendali area depan melalui variasi pukulan cepat:

Ujian Adaptasi Angin dan Evaluasi Gim Kedua

Sementara itu, Rinjani Kwinnara Nastine memberikan ulasan terkait dinamika jalannya pertandingan, terutama tantangan adaptasi dengan kondisi lapangan di New Delhi.

Pada gim pertama, meski berada di posisi kalah angin, Isyana/Rinjani justru mampu langsung menemukan bentuk permainan terbaiknya hingga menang nyaman 21-12.

Namun, situasi berbalik pada gim kedua saat mereka bertukar tempat dan mendapat posisi menang angin.

“Di gim pertama start kami sangat enak dan langsung in. Namun di gim kedua, kami agak lambat beradaptasi dan sempat bingung dengan laju shuttlecock hingga kehilangan banyak poin,” jelas Rinjani.

Beruntung, pada poin-poin krusial di penghujung gim kedua, Isyana/Rinjani mampu memperkuat fokus mental hingga menyegel kemenangan 21-18.

Tantangan Perang Saudara: Siap Targetkan Revans Lawan Senior

Pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026, ujian berat telah menanti Isyana/Rinjani. Mereka dijadwalkan melakoni duel “perang saudara” melawan kompatriot sekaligus senior mereka di pelatnas, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Menghadapi sang senior, Rinjani menegaskan bahwa ia dan Isyana mengusung misi revans atas kekalahan straight game yang pernah mereka alami pada ajang Indonesia Open lalu.

“Di babak selanjutnya kami akan bertemu senior kami, Rachel/Febi. Pastinya kami ingin memberikan yang terbaik dan tidak mau kalah begitu saja. Kami ingin menguji kemampuan dan berharap bisa membalas kekalahan di Indonesia Open lalu,” tegas Rinjani optimistis. (*)

Exit mobile version