Berbagai turnamen olahraga padel mulai digelar di Makassar, seiring dengan tumbuhnya lapangan padel di kota ini. Hampir di setiap ruas jalan, terdapat lapangan padel.
Salah satu turnamen yang bakal digelar pekan ini adalah Padel Merdeka REI 2026. Turnamen ini akan digelar di Ultra Padel pada Jumat (21/8/2026). Hadiahnya capai ratusan juta. Belum lagi hadiah doorprize berupa satu unit motor dan banyak lagi lainnya.
Tetapi tahukah kamu, sebelum bermain padel kenalilah beberapa aturan yang umum diterapkan di turnamen di tanah air.
Olahraga padel kini tengah mengalami lonjakan popularitas yang sangat masif di Indonesia. Perpaduan antara olahraga tenis dan skuat ini tidak hanya menjadi gaya hidup urban, tetapi juga mulai masuk ke ranah kompetisi profesional melalui berbagai kejuaraan daerah hingga turnamen nasional. Bagi Anda yang ingin terjun ke dunia kompetitif, memahami regulasi resmi yang berlaku dalam negeri menjadi langkah awal yang sangat penting.
Secara umum, regulasi pertandingan padel di Indonesia mengacu pada standar International Padel Federation (FIP) yang disesuaikan oleh induk organisasi olahraga raket nasional. Pemahaman aturan yang benar akan membantu pemain menghindari pelanggaran teknis serta memaksimalkan strategi di atas lapangan tertutup ini.
Lapangan, Peralatan, dan Formasi Pemain Padel
Pertandingan padel dalam turnamen resmi nasional hampir selalu dimainkan dalam format ganda atau ganda campuran, yaitu dua lawan dua. Penggunaan lapangan tertutup berukuran 10 x 20 meter yang dikelilingi dinding kaca tempered dan pagar kawat besi menjadi ciri khas utama olahraga ini.
Peralatan yang digunakan wajib memenuhi spesifikasi standar kompetisi:
Raket (Padel Racket): Tidak bersenar, terbuat dari bahan komposit dengan lubang-lubang udara di permukaannya, serta wajib dilengkapi tali pengaman (wrist strap) yang harus dikaitkan di pergelangan tangan selama laga berlangsung.
Bola Padel: Sekilas mirip bola tenis biasa, namun memiliki tekanan udara internal yang lebih rendah agar pantulan bola lebih terkontrol saat mengenai dinding kaca.
Regulasi Servis dan Memulai Pertandingan
Sesi servis dalam padel memiliki aturan unik yang sangat berbeda dari tenis lapangan. Penentuan pemegang servis pertama biasanya dilakukan melalui undian koin (toss) sebelum pemanasan selesai.
Ketentuan teknik dan tata cara servis resmi meliputi:
Teknik Underhand: Servis wajib dilakukan dengan mengayunkan raket dari bawah pinggang (underhand serve). Bola tidak boleh dipukul di atas ketinggian pinggang pemain.
Pantulan Pertama: Sebelum dipukul, bola harus dijatuhkan terlebih dahulu ke lantai di belakang garis servis (service line).
Arah Silang (Diagonal): Bola servis harus meluncur secara diagonal menyeberangi net menuju kotak servis lawan.
Aturan Pantulan Dinding: Bola hasil servis yang masuk ke area lawan boleh memantul ke dinding kaca. Namun, jika bola hasil servis memantul dan mengenai pagar kawat besi, maka dihitung sebagai fault atau kesalahan servis.
Kesempatan Servis: Pemain memiliki dua kali kesempatan servis (first and second serve).
Dinamika Rali dan Penggunaan Dinding Kaca
Setelah servis berhasil melewati net dan memantul sekali di kotak lawan, rali resmi dimulai. Titik menarik dari olahraga padel berada pada penggunaan dinding kaca sebagai bagian aktif dari area permainan.
Dalam sebuah rali, bola harus memantul sekali di lantai area lawan sebelum mengenai dinding kaca atau kawat. Jika bola meluncur langsung mengenai dinding lawan tanpa menyentuh lantai terlebih dahulu, bola dinyatakan out atau keluar.
Pemain juga diperbolehkan memukul bola ke dinding kaca area sendiri agar bola memantul menyeberangi net ke area lawan. Strategi ini sering digunakan sebagai posisi bertahan ketika pemain terdesak di sudut belakang lapangan.
Sistem Penghitungan Skor Resmi
Sistem skor padel mengadopsi struktur penghitungan yang persis sama dengan tenis lapangan. Satu pertandingan nasional umumnya dimainkan dalam skema best of three sets (pemenang dua set).
Tahapan poin dalam satu game dihitung dengan urutan:
Poin pertama: 15
Poin kedua: 30
Poin ketiga: 40
Poin keempat: Game (menang)
Jika kedua pasangan mencapai angka sama 40-40, situasi ini disebut Deuce. Dalam turnamen nasional di Indonesia, panitia biasanya menerapkan aturan No-Ad (No Advantage) untuk efisiensi waktu, di mana pasangan yang merebut poin berikutnya langsung memenangkan game tersebut. Tim yang pertama kali mengumpulkan 6 game dengan selisih minimal 2 game dinyatakan memenangkan set. Jika kedudukan imbang 6-6, maka dimainkan babak penentuan Tie-break hingga angka 7.
Dengan menguasai setiap aspek regulasi ini, para pemain siap bersaing secara sportif dan profesional di ajang kejuaraan padel nasional. (*)

