JAKARTA — Sektor ganda campuran Indonesia terus melakukan akselerasi regenerasi demi menjaga tradisi prestasi di kancah internasional. Di tengah ketatnya persaingan elite BWF, Bimo Prasetyo mencuat sebagai salah satu pebulu tangkis muda berbakat dari jajaran Pelatnas Pratama PBSI Cipayung.
Pasangan dari Arlya Nabila Thesya Munggaran ini menarik perhatian publik bulu tangkis nasional setelah mengukir debut manis yang dramatis pada ajang Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India. Keberhasilannya menembus panggung dunia di usia muda menegaskan potensinya sebagai pilar masa depan Indonesia di nomor ganda campuran.
Biodata Singkat & Elemen Fakta Kunci
- Nama Lengkap: Bimo Prasetyo
- Nama Panggilan: Bimo
- Tempat, Tanggal Lahir: Bekasi, Jawa Barat, 1 Oktober 2005
- Sektor: Ganda Campuran (Pratama Pelatnas PBSI)
- Pegangan Tangan: Kanan
- Klub Awal / Klub Saat Ini: PB Putra Handayani / PB Power Rajawali
- Tahun Masuk Pelatnas: 2024
- Pasangan Utama: Arlya Nabila Thesya Munggaran (sebelumnya bersama Velisha Christina)
- Peringkat BWF Terkini / Tertinggi: Peringkat 68 Dunia (Ganda Campuran)
- Pencapaian / Prestasi Utama: Semifinalis Dutch Open 2025, Babak 8 Besar Indonesia Masters II Super 100 2024, Lolos Babak 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026.
Awal Perjalanan: Dari Bekasi Menuju Cipayung
Darah bulu tangkis Bimo tumbuh sejak ia menginjak usia 8 tahun di Bekasi. Mengidolakan legenda ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan, Bimo mengasah dasar-dasar tekniknya di PB Putra Handayani sebelum akhirnya bergabung dengan PB Power Rajawali.
Berkat ketekunan serta penampilan impresif di ajang sirkuit nasional kelompok umur, bakat Bimo terpantau oleh tim pemandu bakat PBSI. Ia resmi dipanggil memperkuat Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung pada tahun 2024 untuk mengisi jajaran ganda campuran pratama.
Momen Kebangkitan (Breakthrough)
Perjalanan Bimo di tingkat internasional menunjukkan grafik yang menanjak secara konsisten. Saat dipasangkan dengan Velisha Christina, Bimo sukses menembus babak perempat final di ajang WONDR by BNI Indonesia Masters II 2024 Super 100.
Batu loncatan besar Bimo terjadi saat berduet bersama Arlya Nabila Thesya Munggaran. Pasangan ini mencetak hasil positif dengan menembus semifinal Dutch Open 2025 serta melaju hingga babak utama BWF World Tour. Puncaknya terjadi pada babak 64 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026, ketika Bimo/Thesya menciptakan kejutan usai melakukan comeback dramatis—menyelamatkan empat kali match point dari posisi tertinggal 16-20 di gim ketiga—untuk mengalahkan ganda Prancis Julien Maio/Léa Palermo.
Gaya Bermain: Agresivitas Garis Belakang dan Ketenangan Mental
Bimo Prasetyo dikenal memiliki karakter bermain yang agresif dengan modal postur 170 cm. Sebagai pemain belakang di nomor ganda campuran, ia memiliki smes tajam serta penempatan bola yang variatif untuk membuka pertahanan lawan.
Keunggulan lain dari Bimo adalah ketenangannya saat berada dalam situasi tertekan. Kemampuannya dalam mengontrol emosi dan tetap fokus pada poin-poin krusial (nothing to lose) menjadi kunci keberhasilannya membalikkan keadaan dalam laga-laga sengit. (*)
Kiprah Bimo Prasetyo menjadi salah satu indikator positif bagi keberlanjutan pembinaan ganda campuran Indonesia. Dengan modal usia yang baru 20 tahun serta pengalaman yang terus teruji di level dunia, Bimo berpotensi besar berkembang menjadi pilar ganda campuran Merah Putih di masa depan. (*)

