MAKASSAR — Musibah kebakaran melanda wilayah Kecamatan Manggala, Kota Makassar, pada Selasa (25/8/2026) malam.
Berdasarkan laporan awal BPBD Kota Makassar yang dibagikan Kepala BPBD Makassar, M Fadli Thahar menyebutkan, insiden amukan si jago merah tersebut terjadi di dua titik lokasi berbeda dalam rentang waktu yang berdekatan.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar bersama jajaran terkait bergerak cepat menurunkan armada ke lokasi kejadian untuk mengendalikan kobaran api.
Meski tidak ada korban jiwa dalam kedua insiden tersebut, kerugian material melanda tempat usaha kayu serta satu unit rumah warga.
Kebakaran Pertama: Usaha Somel Kayu di Kompleks Pemda
Peristiwa kebakaran di Manggala Makassar pertama kali dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.30 WITA. Lokasi musibah berada di Tempat Usaha Somel Kayu, Jalan Praja Raya A3 No. 01, Kompleks PEMDA, RT 001/RW 012, Kelurahan Manggala.
Saksi warga sekitar melihat kobaran api mendadak membesar dari area bangunan semi permanen tersebut. Sebanyak 7 armada pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api yang menghanguskan seluruh tempat usaha kayu tersebut hingga rusak berat.
Dugaan penyebab timbulnya titik api di lokasi pertama ini masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang.
Kebakaran Kedua: Rumah Warga di Perumahan Bumi Husada Indah
Tak berselang lama, musibah kebakaran kedua terjadi pada pukul 19.37 WITA di Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala. Titik api menghanguskan satu unit rumah permanen di Perumahan Bumi Husada Indah Blok CC+ 6, RT 004/RW 001.
Sebanyak 5 unit armada Damkarmat diturunkan untuk melokalisir perambatan api. Berdasarkan data awal, dugaan penyebab kebakaran di titik kedua ini dipicu oleh hubungan pendek arus listrik (korsleting).
Dampak dari insiden kebakaran di Kelurahan Bangkala meliputi:
- Kondisi Bangunan: 1 unit rumah permanen mengalami rusak sedang.
- Warga Terdampak: 1 KK (2 Jiwa: 1 laki-laki dewasa dan 1 perempuan dewasa).
- Korban Jiwa/Luka: Nihil.
- Kebutuhan Mendesak: Pakaian, sarung, dan selimut bagi penghuni rumah.
Penanganan dan Situasi Terkini
Proses pemadaman di kedua titik lokasi telah selesai dilakukan berkat sinergi BPBD Makassar, Damkarmat, TNI-Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas), serta perangkat RT/RW dan pihak kelurahan setempat.
Akses kendaraan roda dua maupun roda empat menuju kedua lokasi bencana dipastikan aman dan dapat dilalui tanpa kendala. Hingga saat ini, tidak ada posko pengungsian khusus yang didirikan karena situasi telah berhasil terkendali. (*/

