Turin – Juventus terus melanjutkan awal perjalanan positif mereka dalam mengarungi kompetisi Serie A Liga Italia musim 2026/2027. Melakoni laga kandang perdana di Allianz Stadium pada Minggu (30/8/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Luciano Spalletti sukses membungkus kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 saat menjamu Parma.
Kemenangan ini membuat Si Nyonya Besar mencatatkan hasil sempurna (back-to-back victories) dalam dua pekan awal musim. Tambahan tiga poin vital mengantarkan Juventus menempati peringkat kedua klasemen sementara Serie A dengan raihan 6 poin, membayangi AC Milan di puncak klasemen yang mengantongi poin sama namun unggul selisih gol.
Babak Pertama: Kendali Mutlak Juventus Tanpa Gol
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Juventus langsung menginisiasi tempo permainan dan mengurung lini pertahanan Parma. Peluang emas pertama tercipta lewat skema serangan balik cepat yang dipimpin oleh Francisco Conceição, namun eksekusi tembakan kerasnya masih membentur mistar gawang Parma yang dikawal Edoardo Corvi.
Meskipun memegang penguasaan bola secara dominan dan melesakkan total 21 tembakan sepanjang pertandingan, rapatnya organisasi barisan belakang Parma yang digalang Mariano Troilo dan Dominik Drobnic membuat babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol 0-0.
Babak Kedua: Kejelian Spalletti dan Peran Kunci Nico Gonzalez
Memasuki babak kedua, kebuntuan strategi tuan rumah memicu Luciano Spalletti untuk melakukan perubahan taktis. Pada menit ke-57, Spalletti memasukkan Nico Gonzalez dan Kerim Alajbegović untuk menyegarkan daya gedor di lini serang.
Keputusan pergantian pemain tersebut terbukti menjadi momen kunci (game-changer). Hanya beberapa saat setelah masuk ke lapangan, Gonzalez langsung menebar ancaman lewat tembakan voli mendatar dari luar kotak penalti yang memaksa Corvi melakukan penyelamatan gemilang.
Kebuntuan yang dinantikan publik Allianz Stadium akhirnya terpecah pada menit ke-62. Hasil Juventus vs Parma berubah menjadi 1-0 setelah Nico Gonzalez mencatatkan namanya di papan skor. Tembakan keras pertama Gonzalez sempat menghantam tiang gawang, namun bola muntah kembali jatuh ke kakinya. Sepakan susulan dari Gonzalez mengenai bek Parma, Mariano Troilo, sehingga arah bola berbelok dan mengecoh Corvi sebelum masuk ke gawang.
Parma sempat memberikan respons kilat lewat ancaman El Bilal Touré, tetapi kiper Juventus Guglielmo Vicario tampil sigap menggagalkan peluang tersebut melalui aksi penyelamatan ganda.
Dominasi Bianconeri ditutup secara sempurna pada menit ke-88. Berawal dari keberhasilan Gonzalez merebut bola dari Abdou-Salam Konate di lini tengah, bola dialirkan cepat ke Manuel Locatelli yang kemudian memberikan umpan matang kepada pemain pengganti lainnya, Teun Koopmeiners. Dengan ketenangan tinggi, Koopmeiners mengarahkan tembakan presisi ke tiang jauh tanpa bisa dijangkau kiper lawan untuk mengunci kemenangan 2-0.
Peta Klasemen Sementara Serie A 2026/2027
Hasil positif ini mengokohkan posisi Juventus di urutan kedua klasemen sementara Liga Italia dengan 6 poin dari 2 laga. Sementara itu, Parma makin terpuruk di posisi ke-17 tanpa mengoleksi poin setelah menelan dua kekalahan beruntun di awal musim.
Susunan Pemain Utama:
- Juventus (4-2-3-1): Guglielmo Vicario; Pierre Kalulu, Gleison Bremer, Jhon Lucumí (Lloyd Kelly 75′), Zeki Çelik; Manuel Locatelli, Douglas Luiz; Francisco Conceição (Andrea Cambiaso 76′ / Teun Koopmeiners 85′), Jonathan David (Nicolás González 57′), Jeremie Boga (Kerim Alajbegović 57′); Randal Kolo Muani.
- Parma (3-5-2): Edoardo Corvi; Enrico Del Prato, Dominik Drobnic, Mariano Troilo; Sascha Britschgi (Pontus Almqvist 83′), Adrián Bernabé (Abdou-Salam Konate 79′), Mandela Keita, Christian Ordóñez (Benjamin Cremaschi 60′), Emanuele Valeri; El Bilal Touré (Nesta Elphege 79′), Simone Lontani (David Romero 61′). (*)

