Makassar — PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulselbarra Maluku kembali menggelar aksi kepedulian sosial melalui program “Mengetuk Pintu Langit” yang dilaksanakan serentak oleh 71 kantor cabang di empat provinsi pada bulan Agustus 2026. Program yang telah menjadi agenda rutin ini merupakan wujud nyata komitmen Pegadaian dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, sekaligus bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kaum dhuafa, penghuni panti asuhan, hingga pekerja informal yang sehari-hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup. Melalui pembagian paket makanan siap saji, Pegadaian berharap dapat memberikan manfaat langsung dan meringankan beban sesama di tengah dinamika perekonomian yang masih penuh tantangan.
Aksi sosial yang mengusung tema keberkahan ini menjadi salah satu bukti bahwa Pegadaian tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga hadir sebagai mitra sosial yang peduli terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah kerjanya.
71 Cabang Bergerak Serentak di Empat Provinsi
Program Mengetuk Pintu Langit yang digagas oleh Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku melibatkan seluruh jajaran kantor cabang yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku. Total 71 cabang berpartisipasi dalam gerakan sosial ini, menunjukkan skala kepedulian yang luas dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
Penyaluran paket makanan siap saji dilakukan secara serentak di setiap lokasi cabang. Para insan Pegadaian turun langsung ke jalan, mengunjungi panti asuhan, dan mendatangi titik-titik keramaian untuk membagikan makanan kepada mereka yang membutuhkan.
Antusiasme warga terlihat tinggi di berbagai titik penyaluran, mulai dari kawasan perkotaan yang padat penduduk hingga pelosok daerah yang jarang tersentuh bantuan sosial. Program ini menjadi momen berharga bagi Pegadaian untuk semakin dekat dengan masyarakat dan mendengar langsung kebutuhan mereka.
Mengetuk Pintu Langit: Wujud Rasa Syukur dan Kepedulian
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil VI Sulselbarra Maluku, Pratikno, menyampaikan bahwa program Mengetuk Pintu Langit merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam menjalankan misi sosialnya. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Pegadaian untuk hadir di tengah-tengah masyarakat.
“Program Mengetuk Pintu Langit di bulan Agustus 2026 ini dilaksanakan serentak oleh 71 cabang sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian Pegadaian terhadap masyarakat sekitar. Pembagian makanan siap saji ini diharapkan dapat langsung memberikan manfaat dan meringankan beban sesama,” ujar Pratikno dalam keterangannya.
Pratikno juga menambahkan bahwa pemilihan bulan Agustus sebagai waktu pelaksanaan program memiliki makna tersendiri. Selain bertepatan dengan bulan kemerdekaan Indonesia, Agustus juga menjadi momen bagi Pegadaian untuk merefleksikan peran perusahaan dalam pembangunan sosial di tanah air.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Pegadaian tidak hanya hadir saat masyarakat membutuhkan layanan keuangan, tetapi juga hadir di saat-saat kebersamaan dan kepedulian. Ini adalah tanggung jawab moral kami sebagai bagian dari masyarakat,” tambahnya.
Menyentuh Berbagai Lapisan Masyarakat
Paket makanan siap saji yang dibagikan dalam program Mengetuk Pintu Langit diberikan kepada beragam kalangan. Selain kaum dhuafa dan panti asuhan, Pegadaian juga menyasar pekerja informal seperti tukang becak, pedagang kaki lima, pemulung, dan buruh harian yang seringkali terlewat dari perhatian bantuan sosial.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Pegadaian memahami betul realitas sosial masyarakat di wilayah kerjanya. Mereka tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga berusaha menjangkau mereka yang paling membutuhkan dengan cara yang tepat dan bermartabat.
Salah satu penerima manfaat, seorang pedagang asongan di sekitar kantor cabang Pegadaian Makassar, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, senang sekali bisa mendapat makanan dari Pegadaian. Ini sangat membantu kami yang setiap hari berjualan di pinggir jalan,” ujarnya dengan haru.
Melalui pergerakan serentak ini, PT Pegadaian berkomitmen untuk terus menghadirkan dampak positif yang merata, tidak hanya melalui pelayanan finansial, tetapi juga lewat aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Program Mengetuk Pintu Langit hanyalah salah satu dari sekian banyak inisiatif sosial yang secara rutin dijalankan oleh perusahaan pelat merah ini.
Ke depan, Pegadaian berencana untuk terus memperluas jangkauan program sosialnya, tidak hanya di wilayah Sulselbarra Maluku, tetapi juga di seluruh Indonesia. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari keberadaan Pegadaian sebagai mitra yang peduli.
Pegadaian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam gerakan kepedulian ini, baik melalui donasi, sukarelawan, maupun bentuk bantuan lainnya. Sebab, kebersamaan dan gotong royong adalah kunci untuk menciptakan Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan. (*)

