JAKARTA – Prestasi gemilang kembali diraih oleh JNE, perusahaan jasa pengiriman dan logistik terkemuka di Indonesia. Eri Palgunadi, yang menjabat sebagai Senior Vice President (SVP) Marketing Group Head JNE, dinobatkan sebagai Best Chief Marketing Officer (CMO) Award 2026 dalam ajang Indonesia Best CMO Awards yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi Group.
Penghargaan prestisius ini diberikan dalam kategori in Maintaining Market Share Through Continuous Innovations and Community Engagement untuk sektor Logistics & Courier. Eri Palgunadi berhasil unggul di antara para pemimpin pemasaran dari berbagai perusahaan logistik dan kurir di tanah air, berkat strategi pemasaran yang inovatif dan komitmennya dalam melibatkan masyarakat secara aktif.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, pada 31 Agustus 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Muhamad Ihsan selaku CEO & Chief Editor Warta Ekonomi Group kepada JNE yang diwakili oleh Gilang Anjar Rinaldy, Digital Media Section Head JNE. Momen ini menjadi pengakuan atas dedikasi dan kerja keras tim pemasaran JNE dalam menjaga pangsa pasar di tengah persaingan industri logistik yang semakin ketat.
Tema Inspiratif: Akselerasi Bisnis Melalui Pemasaran Cerdas
Ajang penghargaan Indonesia Best CMO Awards 2026 tahun ini mengangkat tema besar “Accelerating Business Through Intelligent Marketing and Digital Innovation”. Tema ini menjadi platform strategis bagi para pemimpin pemasaran, pelaku industri, dan penyedia teknologi untuk berbagi wawasan, memperkuat kolaborasi, serta mendorong pertumbuhan bisnis melalui strategi pemasaran yang cerdas dan inovasi digital yang berkelanjutan.
Tema tersebut sangat relevan dengan kondisi industri saat ini, di mana transformasi digital telah mengubah lanskap bisnis secara fundamental. Para Chief Marketing Officer dituntut untuk tidak hanya menguasai strategi pemasaran konvensional, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi digital dalam setiap aspek pemasaran untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan.
Indonesia Best CMO Awards 2026 menjadi ajang pengakuan tertinggi bagi para pemimpin pemasaran di berbagai sektor industri di Indonesia. Penghargaan ini tidak hanya mengapresiasi pencapaian bisnis semata, tetapi juga menilai bagaimana seorang CMO mampu memimpin timnya dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis dan terus berubah.
Proses penilaian dalam ajang Indonesia Best CMO Awards 2026 dilakukan secara komprehensif dan ketat oleh tim juri yang terdiri dari para pakar industri dan akademisi terkemuka. Aspek-aspek yang dinilai meliputi beberapa indikator penting, antara lain:
Business Impact & Growth Performance – Dampak bisnis dan kinerja pertumbuhan yang dihasilkan dari strategi pemasaran yang diterapkan.
Creativity & Strategic Marketing Excellence – Tingkat kreativitas dan keunggulan strategi pemasaran dalam menghadapi dinamika pasar.
Digital Transformation & Customer Centricity – Kemampuan dalam mentransformasi pemasaran secara digital dan berfokus pada kepuasan pelanggan.
Brand Strength & Market Leadership – Kekuatan merek dan kepemimpinan pasar yang berhasil dipertahankan di tengah persaingan.
Seluruh indikator tersebut dinilai berdasarkan kinerja sepanjang periode 2025 hingga 2026, sehingga memberikan gambaran yang utuh tentang konsistensi dan keberlanjutan strategi pemasaran yang dijalankan oleh para nominee.
Eri Palgunadi: Penghargaan Ini untuk JNE dan Semangat “Bergerak Bersama”
Eri Palgunadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas penghargaan istimewa ini. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah pencapaian pribadi semata, melainkan buah dari kerja keras kolektif seluruh tim JNE yang telah bergerak bersama selama lebih dari 35 tahun.
“Penghargaan Best Chief Marketing Officer 2026 ini dipersembahkan untuk JNE yang telah memberikan pelayanan lebih dari 35 tahun dengan semangat ‘Bergerak Bersama’,” ungkap Eri dengan penuh haru.
Ia menjelaskan bahwa JNE selalu berkomitmen untuk memajukan sektor logistik Indonesia dan ikut menggerakkan perekonomian nasional selama lebih dari tiga dekade. Komitmen ini diwujudkan melalui strategi pemasaran yang terus berinovasi agar mampu membuka peluang baru serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Komitmen ini diwujudkan lewat strategi pemasaran yang terus berinovasi agar bisa membuka peluang baru serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Salah satu filosofi utama yang menjadi landasan pemasaran JNE adalah “Connecting Happiness”. Melalui semangat ini, JNE ingin memastikan bahwa setiap paket yang diantar bukan sekadar barang fisik, tetapi juga membawa kebahagiaan dan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat, mulai dari pengirim, penerima, hingga masyarakat luas.
“Melalui semangat ‘Connecting Happiness’, JNE ingin memastikan bahwa setiap paket yang diantar bukan hanya sekadar barang, tetapi juga membawa kebahagiaan dan dampak positif bagi semua pihak,” tambah Eri.
Filosofi ini menjadi pembeda utama JNE di tengah persaingan industri logistik yang semakin kompetitif. JNE tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengiriman, tetapi juga pada aspek emosional dan sosial dari setiap layanan yang diberikan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun loyalitas pelanggan dan memperkuat citra merek di mata masyarakat.
Nilai kepedulian dan kebersamaan ini juga rutin diterapkan JNE dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Dengan memegang teguh filosofi Berbagi, Memberi, dan Menyantuni, JNE aktif berkolaborasi di berbagai bidang untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Beberapa inisiatif yang telah dilakukan JNE antara lain:
Memajukan UMKM dan komunitas kreatif melalui berbagai program pendampingan dan pelatihan.
Mendukung acara seni serta musik sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan budaya dan kreativitas anak muda.
Memberi dukungan untuk dunia olahraga nasional, seperti kompetisi futsal yang sangat digemari oleh generasi muda.
Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan bagaimana strategi pemasaran JNE yang berfokus kepada pelanggan dan selalu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata. Pendekatan ini sejalan dengan pengakuan Best Chief Marketing Officer 2026 yang diterima oleh Eri Palgunadi, sekaligus membuktikan bahwa pemasaran yang humanis dan berorientasi pada masyarakat dapat menjadi kunci keberhasilan bisnis jangka panjang.(*)

