JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Sulawesi Selatan dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate-Do Gojukai Indonesia Piala Jaksa Agung Republik Indonesia ke-III Tahun 2026. Kontingen Sulawesi Selatan berhasil merengkuh gelar Juara Umum setelah tampil dominan sepanjang penyelenggaraan kejuaraan yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur.
Pencapaian luar biasa ini dipastikan setelah penyerahan medali emas terakhir, yakni emas ke-44, kepada kontingen Pengda Sulsel pada hari kedua penyelenggaraan kejuaraan, Rabu (26/8/2026) malam pukul 20.00 WIB. Momen bersejarah ini menjadi penanda dominasi penuh atlet-atlet Sulawesi Selatan di ajang nasional bergengsi tersebut.
Kontingen Pengda Sulawesi Selatan tampil mendominasi dan kokoh di puncak klasemen akhir dengan perolehan total 114 medali, dengan rincian yang sangat mengesankan: 44 medali emas, 30 medali perak, dan 40 medali perunggu. Perolehan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan karate di Sulawesi Selatan berjalan dengan sangat baik dan berhasil melahirkan atlet-atlet berkualitas yang siap bersaing di tingkat nasional.
Dominasi atlet Sulawesi Selatan ini bahkan mengungguli kontingen DKI Jakarta yang harus puas di posisi kedua dengan raihan 12 medali emas, 16 medali perak, dan 40 medali perunggu. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh kontingen Sumatera Selatan dengan torehan 11 medali emas, 9 medali perak, dan 14 medali perunggu.
Posisi lima besar klasemen turut dilengkapi secara berurutan oleh kontingen Bengkulu dengan 9 medali emas, 6 medali perak, dan 1 medali perunggu, serta Sulawesi Tenggara dengan 4 medali emas, 4 medali perak, dan 8 medali perunggu. Keberadaan dua kontingen dari Sulawesi di lima besar menunjukkan bahwa wilayah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga karate di Indonesia.
Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Teguh Suhendro, selaku Ketua Tim Kontingen, melaporkan langsung keberhasilan bersejarah ini kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifuddin, yang juga bertindak selaku Ketua Pengda Sulsel. Laporan ini menjadi momen penting karena menandai puncak dari seluruh persiapan dan perjuangan panjang yang telah dilakukan oleh kontingen Sulawesi Selatan.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh elemen yang terlibat, mulai dari atlet, pelatih, official, hingga dukungan penuh dari pengurus dan pemerintah daerah. Sinergi yang baik antara berbagai pihak inilah yang menjadi kunci utama di balik pencapaian gemilang ini.
Rangkaian Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung RI ke-III ini sebelumnya dibuka secara megah pada Selasa (25/8/2026) di Gelanggang Olahraga (GOR) Ciracas, Jakarta Timur. Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. ST. Burhanuddin, S.H., M.H. , yang bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus Dewan Pembina Karate-Do Gojukai Indonesia.
Kehadiran Jaksa Agung sebagai pembuka acara menunjukkan dukungan penuh dari institusi kejaksaan terhadap pengembangan olahraga karate di Indonesia. Karate sendiri merupakan olahraga yang mengajarkan nilai-nilai luhur seperti disiplin, sportivitas, pengendalian diri, dan penghormatan terhadap lawan—nilai-nilai yang sejalan dengan etos kerja institusi kejaksaan. (*)

