MAKASSAR — Dinas Pariwisata Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam melibatkan ekonomi kreatif lokal. Bekerja sama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Chapter Makassar, Dinas Pariwisata resmi mengelar sayembara desain logo dan identitas visual Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.
Langkah ini merupakan bagian dari program ADGI Hub yang bertujuan memberikan panggung bagi desainer grafis lokal. Melalui ajang ini, para kreator ditantang menerjemahkan semangat, karakter, sejarah, serta visi masa depan Kota Makassar ke dalam wujud identitas visual yang modern dan konsisten.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Ahmad Hendra Hakamuddin, menegaskan bahwa kolaborasi ini melanjutkan kesuksesan agenda serupa pada tahun sebelumnya. Pelaksanaan perdana mendapat apresiasi positif dari pelaku industri kreatif dan masyarakat luas.
“Menyambut HUT Kota Makassar, kami kembali mengadakan sayembara bekerja sama dengan ADGI Chapter Makassar. Wadah ini ditujukan untuk menampung ide dan gagasan kreatif berkaitan dengan peringatan Hari Jadi Kota Makassar tahun ini,” ujar Ahmad Hendra usai beraudiensi dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota Makassar.
Proses Kuratorial Ketat dan Menolak Speculative Work
Berbeda dari kompetisi desain umum yang terbuka secara bebas tanpa batas, sayembara tahun ini menerapkan mekanisme open call berbasis kurasi portofolio. Tahapan ini dirancang agar konsep visual yang dihasilkan memiliki landasan konseptual kuat, relevan, serta mudah diimplementasikan di pelbagai media komunikasi.
Sekretaris ADGI Chapter Makassar, Andi Weri, menjelaskan bahwa peserta diwajibkan mengirimkan portofolio terbaiknya sebelum melangkah ke proses perancangan. Kurator dari ADGI akan memilih sekitar tiga hingga lima peserta atau tim terbaik untuk masuk ke babak final.
Sebagai wujud apresiasi dan bentuk perlindungan profesi, seluruh peserta yang terpilih masuk ke tahap perancangan dipastikan menerima imbalan jasa (fee desain).
“Kami di ADGI secara tegas menolak speculative work atau praktik membuat karya desain tanpa kepastian kompensasi. Semua peserta yang lolos seleksi portofolio dan masuk tahap perancangan akan menerima fee desain, terlepas dari siapa yang nantinya terpilih sebagai pemenang utama,” tegas Andi Weri.
Persyaratan Peserta dan Jadwal Pelaksanaan Sayembara
Dinas Pariwisata Kota Makassar bersama ADGI menetapkan sejumlah kriteria utama bagi para desainer yang ingin berpartisipasi dalam ajang ini:
Domisili: Memiliki KTP Makassar atau berdomisili di Kota Makassar (dibuktikan dengan Surat Keterangan Domisili bagi warga luar daerah).
Pengalaman: Memiliki pengalaman minimal dua tahun sebagai desainer grafis profesional serta melampirkan portofolio karya.
Format Tim: Pendaftaran tim minimal terdiri dari tiga orang mengingat luasnya cakupan pengerjaan identitas visual. Peserta individu diperbolehkan membentuk tim independen.
Presentasi di hadapan Wali Kota & Kadis Pariwisata
Ahmad Hendra berharap identitas visual Hari Jadi ke-419 Kota Makassar tidak sekadar menjadi ornamen perayaan tahunan. Karya yang terpilih diharapkan mampu merepresentasikan wajah Makassar sebagai kota tujuan pariwisata utama sekaligus pusat kreativitas di Indonesia Timur.
Informasi lengkap mengenai petunjuk teknis dan pendaftaran sayembara dapat diakses melalui akun Instagram resmi @adgi_makassar serta saluran media sosial Dinas Pariwisata Kota Makassar. (*)

