MAKASSAR – Gelombang dukungan terhadap pencalonan Haji Badris Salam sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 terus menguat. Dukungan terbuka kini datang langsung dari tokoh senior sekaligus sesepuh industri properti Sulawesi Selatan, Jamaluddin Jafar.
Mantan Ketua DPD REI Sulsel tersebut secara tegas menyatakan bahwa Badris Salam merupakan sosok yang paling siap dan ideal untuk menakhodai organisasi pengembang perumahan terbesar di Sulsel tersebut. Pernyataan ini disampaikan menjelang agenda Musyawarah Daerah (Musda) REI Sulsel yang makin dekat.
Menurut Jamaluddin Jafar, dinamika industri properti saat ini membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan ekonomi makro, tetapi juga memiliki kepekaan tinggi terhadap kebutuhan para pengembang di daerah. Badris Salam dinilai memenuhi seluruh kriteria krusial tersebut berkat rekam jejaknya yang solid.
Dalam pandangan Jamaluddin, pengalaman panjang Badris di berbagai lini bisnis properti dan rekam jejak kepemimpinannya di organisasi menjadi modal utama. Keahlian ini dinilai sangat dibutuhkan untuk merangkul seluruh anggota REI Sulsel yang memiliki skala usaha sangat beragam, mulai dari pengembang kelas UMKM hingga skala besar.
“REI Sulsel butuh pemimpin yang tidak hanya paham dinamika bisnis properti secara makro, tetapi juga memiliki kedekatan emosional yang baik dengan para anggota dari berbagai skala usaha. Badris Salam memenuhi kriteria tersebut,” ungkap Jamaluddin Jafar saat memberikan keterangannya di Makassar.
Kapasitas Badris Salam dalam membangun komunikasi yang inklusif dipercaya mampu mencairkan sekat-sekat antar-pengembang. Hal ini penting untuk menciptakan iklim usaha yang solid, sehat, dan adil bagi seluruh pelaku industri properti di Sulawesi Selatan.
Sektor properti di Sulawesi Selatan saat ini dihadapkan pada sejumlah tantangan fundamental. Beberapa di antaranya meliputi regulasi perizinan, ketersediaan lahan, fluktuasi suku bunga perbankan, hingga tantangan pemenuhan kuota rumah bersubsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Menanggapi situasi ini, Jamaluddin Jafar menegaskan bahwa kepemimpinan DPD REI Sulsel ke depan harus mampu melangkah lebih progresif. Sosok Ketua DPD REI Sulsel terpilih dituntut memiliki kemampuan diplomasi yang kuat untuk menjalin sinergi lintas sektor.
Masuknya dukungan resmi dari tokoh berpengaruh seperti Jamaluddin Jafar diyakini menjadi game changer dalam bursa pencalonan Ketua REI Sulsel. Dukungan ini memantapkan posisi Badris Salam sebagai salah satu kandidat terkuat dalam konsolidasi organisasi menuju Musda mendatang. (*)

