
Makassar, – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mengambil langkah strategis dengan mengintensifkan koordinasi bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan. Dalam audiensi yang berlangsung di Mapolda Sulsel pada Jumat (24/4), kedua lembaga sepakat memperkuat sinergi guna mengamankan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) ketenagalistrikan yang tengah dan akan dibangun di wilayah Sulawesi.
Pertemuan puncak itu dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, didampingi General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Edyansyah. Mereka diterima langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.
Tak sekadar silaturahmi, audiensi ini menjadi ruang pemetaan risiko dan pengamanan proyek yang dinilai vital bagi ketahanan energi daerah. PLN UIP Sulawesi memaparkan sejumlah proyek raksasa yang masuk dalam daftar PSN, di antaranya:
· PLTA Bakaru II berkapasitas 2×70 megawatt (MW),
· SUTET 275 kV Wotu–Bungku yang kini memasuki tahap pra-konstruksi,
· SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng yang sudah masuk tahap konstruksi.
“Stabilitas keamanan adalah elemen krusial agar setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin dengan Polda Sulsel dan berharap koordinasi ini terus ditingkatkan,” ujar I Gusti Made Aditya San Adinatha dalam keterangannya usai pertemuan.
Tak hanya proyek transmisi dan pembangkit, pihak PLN juga menyoroti tantangan di lapangan, termasuk dinamika sosial masyarakat, potensi gangguan keamanan, serta pentingnya perlindungan terhadap aset negara yang tersebar di berbagai titik rawan.
Menanggapi hal itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk mengawal proyek-proyek strategis tersebut. Menurutnya, program swasembada energi merupakan fondasi penting yang tidak bisa dipisahkan dari ketahanan pangan dan kemajuan daerah.
“Wilayah seperti Sidenreng Rappang yang merupakan lumbung padi sangat bergantung pada pasokan listrik yang andal. Peran PLN krusial untuk menjaga produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Kami siap mengamankan dan melakukan komunikasi intensif dengan seluruh jajaran di wilayah, agar proyek berjalan kondusif dan tepat waktu,” tegas Irjen Pol. Djuhandhani.
Melalui sinergi yang semakin erat ini, PLN UIP Sulawesi optimistis proyek-proyek kelistrikan yang tengah dibangun akan rampung tanpa hambatan berarti, sekaligus memastikan manfaatnya segera dirasakan masyarakat Sulawesi dalam bentuk pasokan listrik yang lebih andal dan merata.





