
Jakarta, – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kolaborasi nasional di tengah dinamika pembangunan daerah. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Aliyah saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturahmi Asosiasi Wakil Kepala Daerah Seluruh Indonesia (ASWAKADA) Tahun 2026.
Kegiatan strategis yang berlangsung pada 27-28 April 2026 di Golden Boutique Hotel Kemayoran, Jakarta Pusat, ini menjadi ruang konsolidasi para wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia dalam upaya mendorong tata kelola pemerintahan yang inovatif dan inklusif.
Pantauan di lokasi, rangkaian acara dibuka dengan penuh khidmat. Seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan pembacaan doa, menciptakan atmosfer kebersamaan yang kental di antara para pemimpin daerah.
Kolaborasi Lintas Daerah Jadi Kunci
Ketua Umum ASWAKADA, Armuji, dalam pidatonya menyoroti eskalasi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia menekankan bahwa asosiasi ini harus bertransformasi menjadi laboratorium kebijakan yang produktif.
“ASWAKADA harus menjadi ruang kolaborasi yang produktif, di mana para wakil kepala daerah dapat saling berbagi pengalaman dan solusi untuk mempercepat pembangunan di daerah masing-masing. Sinergi yang kuat antar daerah adalah kunci dalam mewujudkan Indonesia yang lebih harmonis dan berkemajuan,” tegas Armuji di hadapan para peserta.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI, Akmal Malik, yang secara resmi membuka kegiatan itu, menggarisbawahi posisi strategis wakil kepala daerah. Menurutnya, jabatan ini merupakan simpul penghubung vital dalam birokrasi.
“Wakil kepala daerah memiliki posisi penting sebagai penghubung strategis dalam pemerintahan. Peran ini harus dimaksimalkan untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Akmal Malik.
Sesi diskusi interaktif yang difasilitasi Kemendagri pun menjadi ajang penyerapan aspirasi riil dari berbagai wilayah, sekaligus memperdalam pemahaman fungsi wakil kepala daerah dalam spektrum pemerintahan yang lebih luas.
Suara dari Timur Indonesia
Di tengah padatnya forum, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, hadir membawa perspektif pembangunan dari Indonesia Timur. Ia menilai forum ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan sebuah investasi kebijakan jangka panjang.
“Forum ASWAKADA ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar daerah, sekaligus meningkatkan kapasitas dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat. Kami di Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi dan kolaborasi demi mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.
Ditemui di sela acara, Aliyah menambahkan bahwa pertukaran ide dalam forum ini akan diadopsi untuk penyempurnaan program strategis di Kota Makassar, khususnya dalam digitalisasi layanan dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Mendorong Indonesia yang Berdaya Saing
Dengan terselenggaranya Bimtek dan Silaturahmi ASWAKADA 2026, diharapkan terbentuk jejaring solid antarwakil kepala daerah. Sinergi ini menjadi fondasi penting untuk mempercepat realisasi pembangunan nasional yang maju, inklusif, dan berdaya saing tinggi.
Aliyah menutup pernyataannya dengan optimisme bahwa melalui komunikasi yang intens di level wakil kepala daerah, disparitas pembangunan antar wilayah dapat terus dipersempit. (*)





