Pj Sekda Sulsel Andi Winarno Eka Putra menerima anggota Wantimpres, Prof. Philip Kuntjoro Widjaja, yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026).
MAKASSAR — Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyampaikan rencana pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Agenda tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (20/10/2026).

Pertemuan itu dihadiri anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Prof. Philip Kuntjoro Widjaja, yang juga menjabat Ketua Umum Pengurus Pusat Permabudhi, bersama jajaran pengurus Permabudhi Sulsel.
Ketua Pengurus Daerah Permabudhi Sulsel, Yonggris, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi dengan Pemprov Sulsel sekaligus melaporkan rencana pelaksanaan Musda Permabudhi Sulsel.
“Tujuan utama kami dari pertemuan ini adalah silaturahmi ke Pemprov Sulsel dan yang kedua adalah kita menyampaikan sekaligus melaporkan tentang musyawarah daerah (Musda) Permabudhi Sulsel yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Oktober 2026,” kata Yonggris.
Ia menjelaskan, rombongan juga bermaksud mengundang Gubernur Sulawesi Selatan dan wakil gubernur untuk menghadiri kegiatan tersebut.
Musda Permabudhi Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober 2026 di Hotel Horison Makassar. Kegiatan ini mencakup tiga agenda utama, yakni pembukaan musda, seminar tentang ekosistem teologi, serta musyawarah daerah yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus baru.
Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan, Musda Permabudhi Sulsel juga menjadi momentum untuk menyusun program kerja organisasi bagi periode berikutnya. (*)




